Serena Williams mencatat kemenangannya yang ke-33 secara beruntun sekaligus lolos ke babak ketiga grand slam Wimbledon 2013. Itu diraihnya tanpa terlalu banyak kesulitan setelah mengalahkan petenis Prancis Caroline Garcia 6-3 6-2.
Serena Williams hanya butuh 30 menit untuk menutup set pertama dan servis geledek berkecepatan 197 km/jam di set kedua memastikan kemenangan bagi dirinya. Ketika menjuarai Prancis Terbuka lalu, Serena Williams juga mengalahkan Garcia yang baru berusia 19 tahun itu di babak 64 besar.
Serena yang saat ini menepati peringkat satu dunia sebelum laga ini mengaku terkejut dan tak percaya para unggulan seperti Rafael Nadal, Roger Federer, dan Maria Sharapova harus angkat koper lebih cepat.
â€Saya hidup dan mati untuk setiap pertandingan, itulah yang memberikan saya kemenangan di sini. Setelah apa yang terjadi kemarin, saya mengatakan pada diri sendri, “OK, Serena, bertahan dan fokusâ€,†ujarnya, dikutip
ESPN, kemarin.
Lebih lanjut dia juga memberikan perhatian besar atas banyaknya petenis yang cidera di turnamen tahun ini. Serena mengaku khawatir namun dia tidak ingin hal itu justru membuatnya hilang konsentrasi.
Petenis Amerika Serikat itu selanjutnya akan menemui petenis veteran asal Jepang, Kimiko Date-Krumm. Kimiko sendiri mencetak sejarah sebagai petenis tertua yang lolos ke babak ketiga Wimbledon era terbuka dalam usia 42 tahun.
Kimiko mampu mengalahkan pemain yang 20 tahun lebih muda dari dirinya, Alexandra Cadantu dari Rumania dengan straight set, 6-4, dan 7-5 dalam waktu 85 menit.
“Senang sekali berada di babak ketiga, meskipun saya sudah berusia 42 tahun. Ini luar biasa. Saya tak percaya hal ini. Tapi tahun ini saya melewatkan musim lapangan tanah liat. Saya tidak bermain. Saya mencoba fokus di lapangan rumput,†ujar Kimiko usai laga.
Di laga lain, unggulan keempat Agnieszka Radwanska turut melangkah ke babak ketiga. Petenis Polandia itu menang straight set atas Mathilde Johansson dengan 6-1, dan 6-3. Selanjutnya dia akan menghadapi petenis AS lainnya, Madison Keys.
Di bagian putra, langkah petenis nomor satu dunia Novak Djokovic masih mulus. Djoker-julukan Djokovic masih terlalu tangguh bagi peringkat 156 dunia asal AS, Bobby Reynolds. Djoker menang tiga set langsung 7-6 (7-2), 6-3, 6-1. Selanjutnya, dia akan ditantang pemenang antara Jeremy Chardy atau Jan-Lennard di babak 32 besar.
Djokovic menilai, kemenangannya terbantu oleh ditutupnya atap Centre Court, yang berada di komplek All England Club, London, Inggris. “Dengan atap tertutup, sedikit berbeda. Butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi dan itu sedikit lebih lambat daripada yang saya harapkan. Tapi saya bermain baik di set kedua dan ketiga,†ujarnya.
Setelah Federer dan Nadal tersisih, Djoker kini makin difavoritkan merebut gelar tunggal putra Wimbledon bersama petenis tuan rumah Andy Murray. Sementara itu, dengan kekalahan yang diderita Reynolds, untuk pertama kalinya tidak ada petenis putra AS di babak ketiga di Wimbledon sejak 1912. [Harian Rakyat Merdeka]