Berita

jokowi/ist

SURVEI IRC

Bila Jokowi Maju Dalam Pilpres, Calon Lain Lewat!

KAMIS, 27 JUNI 2013 | 15:14 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dan Ketua Umum partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, menjadi calon presiden paling berpotensi memenangkan Pilpres 2014.

Demikian hasil survei Indonesia Research Centre (IRC) yang dirilis hari ini. Survei ini digelar pada bulan Mei dengan melibatkan 1.800 responden. Margin of error survei ini adalah 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

"Dari hasil survei yang diperoleh, sebesar 24,8 persen masyarakat akan memilih Joko Widodo atau Jokowi sebagai presiden jika pemilu dilaksanakan hari ini. Sebagian lagi, 14,8 persen masyarakat akan memilih Prabowo Subianto," kata Direktur IRC, Agus Sudibyo, dalam jumpa pers hasil surveinya di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta (Kamis, 27/6).


Sementara itu, lanjut Agus, Aburizal Bakrie mendapat 7,9 persen, Megawati Soekarnoputri 5,5 persen, Wiranto 3,9 persen, Mahfud MD 3,7 persen, Dahlan Iskan 3,5 persen, Rhoma Irama 2,7 persem, Hary Tanoe 2,3 persen dan Ani Yudhoyono sebanyak 2 persen.

Agus juga menjelaskan jika pemilih Gerindra sangat solid dan Jokowi mendapat banyak dukungan dari swing voters. Jokowi pun tidak sepenuhnya didukung pemilih PDI Perjuangan karena sebagian loyalisnya masih mendukung Megawati.
"Tapi Jokowi mendapat banyak dukungan dari konstituen partai lainnya dan swing voters di pemilu legislatif yang sebagian besar menyatakan akan mendukung Jokowi" papar Agus. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya