Berita

hatta rajasa

Selain BLSM, Pemerintah juga Gerakkan Program MP3EI

SELASA, 25 JUNI 2013 | 23:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Selain memberikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), pemerintah juga menggerakkan percepatan pembangunan melalui program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Karena itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan pemerintah sangat apresiatif atas usulan agar dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan pengerjaannya dilaksanakan dengan sistem padat karya.

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi (Selasa, 26/6), Hatta menjelaskan, pemerintah memproyeksikan sampai 2014 akan tercipta 9,4 juta lapangan kerja. Penciptaan lapangan kerja itu meliputi sektor industri sebesar 4.731.770 lapangan kerja, dan kegiatan pendukung untuk sektor infrastruktur sebesar 4.975.400 lapangan kerja.


Berkenaan dengan BLSM, menurut Hatta, faktanya memang pemerintah tak hanya memikirkan kenaikan BBM untuk menambal subsidi, melainkan pula melengkapinya dengan berbagai skema perlindungan sosial yang saling melengkapi.

Hatta juga mengatakan, pembagian bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) berjalan sukses. Ia menilai pembagiannya jauh lebih baik dibandingkan bantuan serupa yang diberikan pada 2005 dan 2008. "Dari pantauan kita, jauh lebih tertib dibandingkan 2005 dan 2008," kata Hatta.

Itu dimungkinkan karena kali ini masyarakat diberikan informasi lebih detil. Misalnya diberitahu waktu pembagian, kapan harus mengambil, dan siapa yang berhak mengambil.

Karena itu, ia yakin pemegang kartau perlindungan sosial (KPS) yang akan dipakai untuk mencairkan BLSM benar-benar berada di tangan yang tepat. "So far so good. Kita harapkan semuanya bisa berjalan lancar," tandasnya. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya