Berita

kwik kian gie

Kwik Kian Gie: Omong Kosong APBN Jebol karena Subsidi BBM

SENIN, 24 JUNI 2013 | 23:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Harga bahan bakar minyak (BBM), misalnya jenis premium sebesar Rp 4.500, selama ini terlampau murah. Bahkan lebih murah dari sebotol air mineral.

Namun demikian, menurut mantan Menteri Koordinator Perekonomian Industri dan Keuangan Kwik Kian Gie saat dihubungi Rakyat Merdeka Online petang tadi (Senin, 24/6), pemerintah tetap memiliki kelebihan uang walau harga premium tidak dinaikkan menjadi Rp 6.500.

Kwik yang juga pernah menjadi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional membantah alasan yang selama ini digunakan pemerintah bahwa kalau harga BBM tidak dinaikkan maka APBN akan jebol karena subsidi terlalu besar.


"Kalau APBN jebol karena subsidi, itu omong kosong. Seperti sering saya katakan, sebenarnya nggak ada subsidi. Sebenarnya gampang sekali kok kalau kita tanya, subsidi itu kan karena uang yang dikeluarkan lebih gede dari yang diterima," tekannya.

Dia mengungkapkan, selama ini pengeluaran pemerintah dalam mendapatkan premium adalah dalam pengadaan minyak mentah, biaya pengilangan, dan biaya transportasi rata-rata ke semua pompa-pompa bensin.

"Sekarang saya tanya satu saja. Minyak mentah itu dibeli oleh siapa dari siapa. Nanti dia bilang Pertamina. Pertamina beli minyak mentah dari siapa? Dari pemerintah. Dengan harga berapa? Lalu dia menyebut harga New York. Lucu kan? Itu nggak beli. Wong nggak ada harganya. Artinya tidak ada uang keluar. Itu milik rakyat," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya