Berita

BASUKI T PURNAMA/IST

Olahraga

Ahok Pusing BPN Ambil Alih Tugas P2T

SENIN, 24 JUNI 2013 | 19:30 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pusing. UU yang baru dibentuk oleh pemerintah pusat mengharuskan seluruh sengketa tanah diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN).  Padahal sebelumnya, masalah tanah dipegang oleh Panitia Pembebasan Tanah (P2T).

Aturan baru ini mengancam penyelesaian program normalisasi 13 sungai di Jakarta melalui Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI). Ahok memprediksi proyek tersebut akan tertunda sampai dua tahun ke depan.

"Terhambat karena sistem UU baru bukan di P2T lagi. Melainkan diserahkan pada BPN," ujar Ahok kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Senin (24/6) petang.


Ahok menjelaskan, proyek normalisasi sungai atau dikenal JEDI membutuhkan lahan tanah seluas 7,5 meter di sepanjang sungai. Namun, permasalahannya saat ini lahan-lahan tersebut diduduki oleh warga.

"Makanya semua itu ada jalan inspeksi 7,5 meter. Masalahnya di Jakarta aneh ada yang jalan inspeksi jadi sertifikat," beber Ahok lagi.

Ahok mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan pemerintah pusat khususnya BPN mengenai hal tersebut. Namun ia sangsi hasilnya dapat cepat mengingat sistem birokrasi di pusat masih lamban.

"Taulah pemerintah kan susah kalau diajak cepat. Saya kuatir target penyelesaian banjir Jakarta mundur karena kebijakan ini," keluhnya.

Untuk itu, lanjut Ahok, Pemprov DKI tahun ini fokus dulu terhadap program reklamasi waduk Pluit dan rumah susun.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya