Berita

ist

Olahraga

Organda Pastikan Tarif Angkot Tidak Naik 30 Persen

SABTU, 22 JUNI 2013 | 18:43 WIB | LAPORAN:

Penumpang kendaraan angkutan umum harus bersiap merogoh kocek lebih dalam lantaran operator transportasi darat akan menaikkan tarif.  Kenaikan tarif ini akan di dasari pada wilayah operasional masing-masing armada. Pun begitu, kenaikan tidak akan melebihi 30 persen tarif semula.

"Ini (kenaikan tarif) disesuaikan kondisi wilayah daerah. Organda sudah menghitung dari perhitungan teknis kemungkinan naik sekitar 30-35 persen," kata Sekjen Organisasi Angkutan Darat (Organda) Andriansyah.

Tapi, lanjutnya, setelah melakukan penghitungan dengan perubahan variabel-variabel seperti kondisi masyarakat, multiple effect yang ada serta biaya operasional, kenaikan tarif angkutan darat berkisar 26,78 persen.


"Ini perhitungan teknis, kita tekan sehingga tidak lebih dari 30 persen. Kenaikan di beberapa kota berkisar 25-30 persen," lanjut Andriansyah.

Naiknya biaya transportasi darat adalah efek langsung dari kenaikan harga BBM subsidi. Selain itu, masih kata dia, keputusan Organda untuk menaikan tarif adalah karena operator angkutan umum tidak mendapat insentif apapun baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Oleh karena itu, penentuan harga diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya