Brazil sukses meraih kemenangan atas lawannya Meksiko dengan skor akhir 2-0 (1-0), dini hari kemarin WIB. Neymar dan Jo menjadi pencetak angka di pertandingan tersebut.
Atas hasil yang diraih anak-anak asuhnya membuat sang pelatih, Luiz Felipe Scolari bangga. Bahkan secara khusus dia menyebutkan Neymar sengat berkualitas dan memiliki skill tinggi, seperti seekor ular yang membantu tim mematahkan punggawa Meksiko.
“Neymar punya skill dan dia menciptakan banyak masalah untuk Meksiko sepanjang laga, meliku-liuk seperti ular. Dia melakukan apa yang kami butuhkan dari dirinya, yakni membantu kami meruntuhkan pertahanan Meksiko,†ujarnya di Yahoosport.
Performanya melawan Meksiko adalah salah satu yang terbaik dalam empat pertandingan terakhir Neymar. Tak hanya mencetak gol lewat sebuah sepakan
first-time, dia juga menjadi arsitek atas terjadinya gol kedua yang diciptakan oleh Jo.
Pada proses gol kedua itu, Neymar melakukan aksi individu ciamik. Dia menusuk dari sisi kiri, meliuk mengecoh seorang bek lawan, dan akhirnya melepaskan umpan tarik ke depan gawang Meksiko. Jo mudah saja tinggal menceploskan bola ke dalam gawang.
Ternyata, aksi Neymar yang apik terinspirasi dari para demonstran yang menyuarakan aspirasinya soal beralihnya dana-dana sosial dan pendidikan untuk membiayai Piala Konfederasi.
“Saya orang Brazil dan saya mencintai negara saya. Saya memiliki keluarga dan teman-teman yang tinggal di Brazil. Untuk alasan itu saya ingin Brazil yang lebih aman, lebih sehat dan lebih jujur. Saya akan tampil bagus untuk menghormati mereka,†ujar Neymar di akun Facebook-nya.
Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi hari sebelumnya di partai pembukaan antara Brazil melawan Jepang, di mana 500 orang mencoba memblokade akses masuk ke stadion. Pele pun angkat bicara.
Legenda sepakbola asal Brazil itu mengatakan bahwa para demonstran sebaiknya melupakan masalah dan mulai mendukung tim nasional Brazil yang sedang berlaga di Piala Konfederasi. Ucapan Pele itu justru mengundang amarah. Dia dicap ignorant alias cuek dan tidak mau tahu dengan masalah rakyat. Imbasnya, dia pun mendapatkan hujatan.
“Sekarang Pele mengatakan bahwa rakyat harus melupakan segala kerumitan ini dan mendukung tim nasional. Tim nasional, FIFA, stadion yang berharga jutaan, silahkan ke neraka!†demikian pernyataan salah satu pemrotes di Facebook. [Harian Rakyat Merdeka]