Ketenangan dan kesabaran Tommy Sugiarto terbukti ampuh dalam mengatasi lawannya. Putra legenda bulutangkis Icuk Sugiarto itu lolos ke perempat final turnamen Singapore Open Super Series 2013 usai menundukkan pemain asal China, Wang Zhengming.
Berlaga di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Zhengming yang sudah game point 20-19, harus menerima keputusan hakim servis yang menyatakan servisnya fault. Itu menyulut kekesalan Zhengming yang merasa dirugikan.
Bahkan, permintaan Zhengming yang ingin berbicara pada hakim servis dengan tegas ditolak wasit. Alhasil, penonton ramai menyoraki Zhengming yang berdiri di depan net sambil berkacak pinggang dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
Di pinggir lapangan, Joko Suprianto yang mendampingi Tommy berteriak mengingatkan anak didiknya untuk tetap tenang dan fokus. “Tetap tenang ya, jangan kepancing. Ayo ini poin tua, fokus lagi satu-satu ya,†ujar Joko.
Merasa diatas angin, Tommy terus menggempur pertahanan Zhengming yang tampaknya fokusnya terganggu hingga akhirnya satu pengembaliannya jauh melebar di sisi kanan lapangan. Tommy pun menang straight set dengan skor 21-16, 22-20.
“Tadi saat ketinggalan memang pressure tinggi sekali. Tapi kejadian itu cukup berpengaruh juga, saya bisa lebih rileks dari lawan dan usaha cari satu demi satu poin seperti diinstruksikan pelatih. Pada game kedua saya menang angin, jadi harus banyak menurunkan bola, sehingga kelihatannya terburu-buru, padahal tidak,†beber Tommy usai laga, dikutip situs PBSI, kemarin.
Pada babak perempat final siang nanti, Tommy akan menantang wakil Inggris, Rajiv Ouseph. Ouseph membuat kejutan dengan menumbangkan Kenichi Tago, unggulan keempat dari Jepang.
Di nomor ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menyajikan tontonan menarik saat melawan pasangan Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin. Permainan cepat disertai pukulan-pukulan akrobatik menghiasi laga ini. Hendra/Ahsan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 21-17, 21-18.
“Seperti kami perkirakan, pasangan ini punya kecepatan dan kekuatan yang bagus. Di lapangan tadi kelihatan sekali mereka bermain sangat cepat,†kata Ahsan usai berlaga.
Sempat ketinggalan jauh 4-10 di game kedua, Hendra/Ahsan kembali mengundang decak kagum penonton dan tancap gas hingga mampu menyamakan kedudukan menjadi 15-15. [Harian Rakyat Merdeka]