LOGO REUNI AKBAR SMP 16/IST
Alumni SMP Negeri 16 Jakarta punya hajatan besar dalam waktu dekat ini. Jika tak ada aral melintang, ribuan alumni SMPN 16 Jakarta angkatan tahun 1965-2012 akan hadir dalam acara reuni akbar yang dihelat di Wisma Bhayangkari Mabes Polri, Jalan Sanjaya I nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (22/6) mendatang.
Koordinator acara, Aidan Toro menyebut, kegiatan reuni yang mengambil tema "Back to Sixteen 2013" ini bertujuan sebagai kesempatan silaturahmi dan temu kangen dengan seluruh alumni SMP 16 dari berbagai angkatan.
"Acara reuni akbar ini benar-benar baru pertama kali digelar sekaligus sebagai inisiasi pendirian ikatan keluarga alumni SMP 16," ungkap Toro saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Rabu, 19/6).
Sebetulnya, beber dia, inisiatif acara reuni ini berangkat dari rasa keprihatinan para alumnus karena melihat peringkat almamater sekolah tidak terlalu bagus dibandingkan SMP negeri lainnya yang ada di Jakarta.
"Dari situ kita pihak alumni berpikir bagaimana bisa turut andil kepada almamater, kebutuhan sekolah siapa tahu bisa kita bantu. Misalnya nih memberi beasiswa kepada siswa yang secara ekonomi terbatas tapi dia berprestasi atau juga siswa yatim piatu," jelas alumnus angkatan 1992 ini.
Belum lagi menyoroti kebutuhan fasilitas sekolah yang kerapkali terkendala pencairan anggaran dari pemerintah. Hal ini semua menjadi perhatian pihak alumni. Diharapkan, melalui ikatan keluarga alumni yang akan dibentuk dalam kegiatan reuni akbar tersebut bisa memfasilitasinya.
Lebih lanjut Toro mengatakan, kostum para peserta reuni akbar nantinya berwarna sesuai dekade tahun angkatannya. Ada lima warna yang disediakan yakni merah, biru, abu-abu, hijau dan ungu. Untuk penyebaran informasi, sejauh ini telah dilakukan melalui jejaring sosial facebook, kemudian selebaran, slayer, spanduk, dan iklan di televisi.
"Kita kan punya grup juga di facebook. Dari situ juga sudah banyak yang daftar dari berbagai angkatan," terangnya.
Acaranya sendiri akan dibuka dengan pertunjukkan tarian Rampak Gendang. Pihaknya juga menyiapkan hiburan tarian tradisional lainnya sampai modern kontemporer. Selain itu juga ada pertunjukkan musik perkusi dari alat-alat bekas, band-band lokal, Bali Dance dan tentunya aksi dari pihak alumni. Toro menginformasikan, pada saat registrasi, para peserta mendapat
id card yang di dalamnya terdapat tiga kupon berupa doorprice, kaos dan makanan.
"Jadi alumni bisa atur sendiri kapan dia makan, ambil kaosnya," tutupnya
.[wid]