Berita

Humor Politik

Bangku Taman DKI Sumbangan Hamba Allah

SELASA, 18 JUNI 2013 | 17:19 WIB | LAPORAN:

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Widyo Duwiyono mengemukakan, 340 unit bangku taman yang akan dipasang di sepanjang jalan trotoar ibukota merupakan hasil sumbangan dari orang-orang yang enggan diungkap jati dirinya.

"Ya itu hamba Allah lah, saya juga nggak tahu. Sebetulnya gini, mitranya Pemda, terkait dengan kepedulian masyarakat kepada kota Jakarta lah," beber Widyo kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (18/6).

Sumbanan ini diberikan sebagai wujud dedikasi kepada masyarakat Jakarta menjelang hari jadinya ke 486.
Widyo mengatakan, ada beberapa titik yang menjadi target pemasangan bangku taman.

Widyo mengatakan, ada beberapa titik yang menjadi target pemasangan bangku taman.

"Ini sudah kami petakan sepanjang Thamrin, Medan Merdeka Selatan, Medan Merdeka Barat, pada lokasi-lokasi dan daerah-daerah utama kota," paparnya.

Untuk pemasangannya, lanjut Widyo, berjarak kurang lebih 20-30 meter satu sama lain dengan konsep
public space pendestrian.

"Itu sudah jadi bagian dari Jakarta. Jadi persoalannya sekarang pendestrian yang ada di Jakarta tidak merata. Paling besar itu yang di Jepang sama Hotel Pulman sekitar empat meter, idealnya delapan meter. Konsep kota kita ini masih mengacu pada perkavlingan," terangnya.

Widyo pun mengimbau kepada masyarakat Jakarta agar tetap saling menjaga fasilitas sumbangan ini dan tidak merusaknya dengan coretan. Namun Pemprov DKI tidak akan segan-segan menindak tegas para pelaku tindak pengrusakan fasilitas umum sesuai Perda 8/2007.

"Ya minimal nggak dicuri aja sudah bagus deh. Tapi ya kita positif lah, usaha ini harus dijaga bersama yah, melengkapi apa yang belum ada di jakarta," imbuhnya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya