Berita

gamawan fauzi siregar/ist

Mendagri: Panggil Saya Gamawan Fauzi Siregar

SENIN, 17 JUNI 2013 | 16:24 WIB

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi berkunjung di Sumatera Utara selama tiha hari. Agenda utamanya adalah, melantik Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018, hari ini (Senin, 17/6).

Dua hari sebelumnya, Sabtu dan Minggu, Gamawan mengunjungi beberapa Kabupaten/Kota di Sumut. Sabtu (15/6) Gamawan menghadiri dan memberi arahan pada Wisudawan/Wati dan Syukuran Angkatan XIX Pondok Pesantren Modern Daarul Muhsinin, Labuhanbatu.

Selanjutnya hari Minggu (16/6), Gamawan di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara Jalan Sudirman No. 41, Medan dianugerahi marga Siregar dan digelari Sutan Parlindungan Purbatua Siregar. Dan Istri, Vita Gamawan Fauzi dianugerahi marga Harahap dengan gelar Namora Oloan Tano Sapanjang Banua Sadesa Harahap.


Prosesi penganungerahan atau penabalan marga Siregar dilakukan perkumpulan Raja-raja Padang Bolak, Raja Panusunan Bulung Gunungtua, Raja Purba Sinomba, Raja Halongonan Tano Sapanjang Banua Sadesa dan Raja Nabalok Dohot Raja Torbing Balok.

Gamawan yang juga bekas Gubernur Sumatera Barat itu mengaku senang mendapat marga Siregar. Dengan menyemat marga Siregar di belakang namanya, ia klaim sudah menjadi rumpun masyarakat Batak.

"Ini hari yang bersejarah bagi kami, sejak saat ini maka kami sudah menjadi dalam rumpun masyarakat Batak," ujar Gamawan.

Dirinya bersama istri berjanji akan selalu memupuk silaturahim dan persudaraan dengar masyarakat Sumatera Utara. "Saya menyabut baik filosopis yang disampaikan ketua adat dan tidak akan menyia-yiakannya," terang mantan Bupati Solok itu.

Mendagri mengaku sejak kecil  dirinya dekat dengan masyarakat Batak. Maka dengan gelar ini dirinya makin dengan marga Siregar. "Mulai saat ini kepada teman, sapa saya dengan Gamawan Fauzi Siregar," katanya sambail tersenyum seperti dikutip dari medanbagus.com.

Sementara Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, merasa bangga karena masyarakat Sumut memiliki tambahan keluarga besar dalam pengukuhan Mendagri menjadi Marga Siregar.

"Izinkan kami atas nama masyarakat tentu ada harapan perhatian seluruh masyarakat, dengan ini pak Mendagri lebih memperhatikan Sumut karena sudah menjadi bagian keluarga besar," katanya.

Gatot juga menambahkan, mantan Gubernur Sumatera Utara Alm. Raja Inal Siregar mengajak perantau konsen pada 'marsipature hutanabe' yakni membangun kampung membangun di daerah masing-masing.

"Jadi kami konsen dan ingin ada semacam forum percepatan pembangunan Sumut. Yakni di dalamnya ada para perantau yang sudah sukses di Jakarta. Dengan forum ini juga bisa membantu percepatan Sumut. Salah satu anggota forum ini kita harap Pak Gamawan Fauzi Siregar," harapnya. [rsn]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya