Berita

rieke diah pitaloka/ist

Politik

Masihkah Mau Berkelit Kenaikan BBM untuk Kepentingan Rakyat?

Polisi Tembak Peliput Demo Kenaikan BBM
SENIN, 17 JUNI 2013 | 14:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka menutuk represivitas aparat menembak wartawan yang sedang meliput aksi mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Ternate, Maluku Utara, hari ini.

"Masih mau berkelit bahwa kenaikan BBM adalah untuk kepentingan rakyat? Siapa yang anarkis kalau begini. Rakyat menolak kenaikan BBM dijawab dengan tembakan," kata Rieke kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (17/6).

Rieke menegaskan tak ada demonstran yang membawa pistol atau senapan. Dia menyerukan korps Bhayangkara berada di barisan rakyat.


"Gaji Anda naik 7% baru janji presiden SBY tahun 2014. Sementara kalau BBM naik menurut pengakuan pemerintah inflasi 7,2%. Kebutuhan pokok akan naik Rp 200 ribu per bulan. Ingat Polisi digaji oleh rakyat, bukan oleh SBY," tandas Rieke.

Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, Budi Nurdianto mengungkapkan, seorang wartawan bernama Roby Kelerey tertembak saat meliput aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi yang dilakukan mahasiswa di Ternate, Maluku Utara. Roby tertembak di paha kiri. Insiden penembakan terjadi sekitar pukul 11.30 WIT saat sedang mengambil foto gerombolan mahasiswa yang hendak berdemo di Kantor Wali Kota Ternate. [rsn]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya