Berita

macet/rmol

Olahraga

PPKD 2013

Kepolisian Ngaku Tidak Ada Kerjasama Pengamanan Lalin

SABTU, 15 JUNI 2013 | 22:33 WIB | LAPORAN:

Acara Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) 2013 yang digagas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai Pesta Rakyat tidak dibarengi dengan kordinasi pihak kepolisian yang baik. Imbasnya, parkir liar dan kesemrawutan lalu lintas terjadi di wilayah sekitaran Monumen Nasional (Monas).

Kasatlantas Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Slamet Widodo saat ditemui wartawan di lokasi mengatakan, pihaknya sudah tidak dapat berbuat apa-apa selain memantau. Tidak hanya itu, Slamet mengaku memang tidak ada kerjasama dengan dinas terkait untuk mengamankan situasi lalu lintas sekitar selama pagelaran berlangsung.

"Dari dinasnya sendiri tidak ada kordinasi sih. Ini juga kita inisiatif sendiri," ujarnya di kawasan silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6).


Walau sudah ada tempat parkir yang telah disediakan, yakni di tempat parkir IRTI, Monas, akan tetapi tempat itu tidak dapat menampung seluruh pengunjung yang berkunjung ke acara "embrio Jakarta Fair" ini.

Slamet sendiri menilai seharusnya acara ini juga dibarengi dengan pengelolaan perparkiran yang mempuni, sehingga kemacetan akibat kendaraan parkir di bahu jalan dapat teratasi.

"Mau nangkep (parkir liar), siapa yang mau ditangkep. Ini aja saya enggak tahu lagi ngaturnya gimana. Ya namanya juga pesta rakyat," ungkap Slamet.

Dari pantauan Rakyat Merdeka Online, arus lalu lintas yang terjadi di jalan Medan Merdeka Barat hingga menuju Jalan MH Thamrin terpantau masih mengalami kemacetan, hal ini merupakan imbas dari parkir liar dan masyarakat yang keluar dari acara PPKD 2013. [ian]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya