Berita

Olahraga

900 Bidang Lahan Trase Kering KBT Belum Dibebaskan

KAMIS, 13 JUNI 2013 | 10:30 WIB

Kelanjutan pembebasan lahan untuk trase kering Kanal Banjir Timur (KBT) di wilayah Jakarta Timur kembali dimusyawarahkan. Saat ini, pembebasan lahan untuk trase kering KBT menyisakan 900 bidang tanah yang tersebar di tiga kecamatan di Jakarta Timur.

Wakil Ketua Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Timur, Andriansyah mengatakan, dari sekitar 6 ribu titik bidang tanah, saat ini tinggal menyisakan 900 bidang tanah yang belum dibebaskan untuk trase kering KBT.

"Setelah terbit Pergub 143 tahun 2012, kami kembali mengundang para pemilik lahan yang masuk dalam peta trase kering KBT untuk memusyawarahkan harga lahan," ujar Andriansyah, Kamis (13/6) seperti diberitakan Beritajakarta.


Saat ini, kata Andriansyah, musyawarah telah dilakukan dan pihaknya belum menemukan kesepakatan soal harga lahan dengan para pemilik lahan. Dari data Tim P2T Jakarta Timur, ke-900 lahan yang akan dijadikan trase kering itu terdapat di tiga kecamatan yakni Jatinegara, Durensawit, dan Cakung.

"Kami menawarkan pada warga sesuai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) yang tertera dalam PBB. Tapi kalau nilai bangunan, kita berdasar kebijakan gubernur. Dan itu setiap dua tahun sekali naik. Untuk yang terakhir, bangunan yang masuk kategori lima atau yang paling jelek saja dihargai Rp 1.742.000 per meter," katanya.

Namun, lanjutnya, jika telah dilakukan musyawarah sebanyak tiga kali  tetap belum menemukan kata sepakat, ia mengimbau agar pemilik tanah selambat-lambatnya 14 hari setelah musyawarah, mengirim surat kepada Gubernur DKI untuk menyatakan keberatan dan menunggu kebijakan gubernur.[wid]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya