Berita

Olahraga

Eksekusi Lahan Kampung Pasar Minggu Ricuh, Gas Air Mata Ditembakkan

SELASA, 11 JUNI 2013 | 12:49 WIB | LAPORAN:

Keresahan warga Kampung Pasar Minggu di RW 01 Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, akhirnya terbukti. Ratusan bangunan milik warga di kawasan tersebut sejak pagi tadi digusur paksa oleh petugas gabungan dari Satpol PP setempat dan kepolisian.

Aksi saling dorong antarwarga dan petugas pun tak terelakkan hingga berujung kericuhan. Warga berusaha menghalangi saat petugas hendak memasukkan alat berat untuk merobohkan ratusan bangunan yang berdiri i atas lahan seluas 60 hektar tersebut. Petugas kemudian melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Kapolsek Kembangan, Kompol Heru Agus mengatakan, tembakan gas air mata dilakukan karena massa berusaha menghalangi petugas.


"Cuma peringatan saja, tidak ada yang terluka baik dari warga maupun petugas,” tegasnya.

Menurut Heru, eksekusi tersebut dilakukan setelah ada surat penetapan dari Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Rumah warga yang dieksekusi terdapat di dua RT, yakni RT 05 dan RT 07, yang didiami sekitar 1.800 jiwa.

Sebelumnya, ookoh masyarakat RW 01, Muhammad Zein (60) mengaku, surat penetapan eksekusi tersebut sangat mendadak. Sebab, warga harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pindah dari tempat yang dihuni selama belasan tahun.

"Warga cuma meminta agar dimanusiakan, jangan seperti mengusir binatang dalam mengeksekusi lahan. Warga juga butuh waktu untuk mencari kontrakan dan tempat tinggal baru," keluh Zein, Senin (10/6) kemarin.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pembongkaran terhadap bangunan di wilayah tersebut. Sementara warga yang tadinya melawan, hanya bisa pasrah dan melihat sembari menyelamatkan sejumlah barang berharga milik pribadi.[wid] 

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya