Berita

Red Bull Sebastian Vettel

Olahraga

MOTOGP Kanada Sukses Vettel Ternoda Kematian Sang Marshal

MotoGP Kanada
SELASA, 11 JUNI 2013 | 08:38 WIB

Di tengah kegembiraan pebalap Red Bull Sebastian Vettel merayakan kemenangan pertamanya di Kanada, ternyata menyisakan musibah yang mengenaskan. Seorang petugas meninggal dunia karena terlindas mobil Derek yang sedang mengangkut mobil Esteban Gutierrez.

Insiden tragis itu terjadi setelah serie balapan Kanada yang dimenangi Vettel berakhir dini hari kemarin WIB.

Menurut Autosport, insiden itu berawal ketika sang marshal berusaha mengambil radio yang terjatuh dari tangannya saat bertugas memindahkan kendaraan pebalap Sauber yang mengalami crash di lap ke-63.


Nahasnya, nyawa marshall yang tercatat sebagai anggota Notre-Dame Automobile Club itu tidak terbantu setelah badannya jatuh ke bawah ban mobil derek yang sedang berjalan dan mengalami cedera yang parah.

Beberapa kru kemudian mencoba membawa tubuh sang marshal itu ke media center, lalu mencoba memberikan perawatan lanjutan di Rumah Sakit Sacre-Coeur di Montreal. Namun, nyawanya tak tertolong.

FIA menyatakan bahwa ia menjadi “korban kecelakaan yang patut disayangkan”. Ia menjadi korban tewas pertama di Formula 1 dalam 12 tahun terakhir. Yang terakhir adalah Graham Beveridge, yang meninggal dunia di GP Austria 2001 setelah terkena sebuah ban melayang dari tabrakan antara Jacques Villen’ dan Ralf Schumacher.

Beveridge tewas hanya enam bulan setelah seorang marshall lain kehilangan nyawanya di GP Italia 2000. Paolo Ghislimberti tewas karena terhantam ban di bagian dada dan kepalanya, dari tabrakan yang melibatkan banyak pebalap di lap pertama. Adapun pebalap yang terakhir kali meninggal di sirkuit adalah Ayrton Senna di San Marino 1994.

Vettel yang akhirnya mengetahui insiden tersebut dalam konferensi pers usai balapan menyampaikan belasungkawanya. Namun, terlepas dari hal tersebut, dia menyebut balapan yang berlangsung di Montreal itu sebagai momen yang luar biasa.

Vettel tak terbendung dalam balapan di sirkuit Gilles Villeneuve setelah mengawali start dari pole position. Pebalap asal Jerman itu memenangi balapan dengan catatan waktu satu jam 32 menit 9,143 detik. “Akhirnya kami berhasil menjadi pemenang di Kanada,” kata Vettel.

Pantas saja jika Vettel menganggap kemenangan ini istimewa. Sebabnya, driver tim Red Bull itu harus menunggu hingga empat tahun agar bisa menjadi pemenang di GP Kanada. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya