Berita

taufiq kiemas/ist

Istana: Dalam 4 Tahun Terakhir Taufiq Kiemas Perjuangkan 2 Hal Penting

MINGGU, 09 JUNI 2013 | 09:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kalangan penguasa di Istana Negara mencatat bahwa dalam empat tahun terakhir ini Taufiq Kiemas tengah memperjuangan dua hal penting yang tidak bisa diabaikan bangsa Indonesia.

Hal pertama yang diperjuangan Ketua MPR RI yang meninggal dunia di Singapura kemarin (8/6) adalah regenerasi politik pasca 2014.

"Menurut Kak Taufiq Kiemas, kini saatnya yang muda berperan banyak bahkan untuk jabatan presiden sekalipin," ujar salah seorang kepercayaan Presiden SBY, Andi Arief yang juga Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana.


"Bukan hanya wacana, namun Kak Taufiq melakukan banyak komunilasi dengan politisi muda," sambungnya.

Hal kedua yang diperjuangkan Taufiq Kiemas, sambung Andi Arief, adalah upaya rekonsiliasi politik.

Beberapa waktu lalu, seorang utusan Taufiq Kiemas bertanya tentang penelitian yang dilakukan sejumlah tim di kawasan situs megalitikum Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, yang dikordinir kantor Andi Arief. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah: apakah bangunan yang diduga tertimbun di bawah situs Gunung Padang dan memiliki bentuk piramidal itu memiliki hubungan dengan empat pilar kebangsaan Indonesia.

"Persatuan. Ya dia ingin betul-betul yakin Pancasila itu berakar  kuat serta berasal  dari  masyarakat. Kita belum bisa menjawab di saat kepergian Datuk Basa Batuah (gelar adat untuk Taufiq Kiemas)," ujar Andi Arief lagi. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya