Berita

Olahraga

Anggota DPR: Hentikan Makian Berbau Rasisme kepada Pemain Persipura!

SELASA, 04 JUNI 2013 | 14:55 WIB | LAPORAN:

Menjelang laga panas Indonesia Super League antara Persija Jakarta dan pemuncak klasemen Persipura Jayapura yang akan digelar petang ini di Gelora Bung Karno, Jakarta, ada kekhawatiran beberapa pihak yang dilatarbelakangi fakta masih ada unsur rasisme di dalam dunia olahraga.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya, Agustina Basik Basik, menaruh perhatian khusus. Legislator dari Papua ini meminta para suporter menonton pertandingan sepakbola itu dengan sikap dewasa.

"Menjelang laga nanti sore, kabar yang saya dapat tidak enak. Kemarin ada pertanyaan kenapa suporter Persipura tidak boleh datang ke GBK. Namun sekarang sudah boleh" ujarnya, di sela rapat dengar pendapat, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/6).


Anggota Komisi II DPR ini meminta barisan suporter, yang sudah pasti akan didominasi massa Persija, diberi perhatian khusus agar tidak meneriakkan kata-kata yang menyinggung perasaan para pemain dari Persipura Jayapura.

"Persipura ini sering kali mau main di mana saja suka dikatai, dimaki-maki, dihina-hina dengan kata-kata yang tidak pantas" sambungnya.

Kata-kata yang diteriakkan suporter ini, menurut Agustina, berbentuk makian rasisme, hinaan hingga menyebut nama hewan tertentu.

"Tolonglah diperhatikan karena walaupun kecil, ini memicu dampak yang besar pada warga Jayapura. Ini akan diingat-ingat oleh orang yang dikata-katai itu," terangnya

Agustina juga berharap agar laga antara Persipura dan Persija fair. Semoga juga pertandingan itu betul-betul dimainkan pemain-pemain yang berkualitas.

"Jadi kita tidak usah impor pemain dari luar lagi. Semoga fairplay, apapun hasilnya," tandasnya.

Hingga saat ini, Persipura alias tim Mutiara Hitam menjadi satu-satunya tim ISL yang belum terkalahkan dari total 22 pertandingan. Anak-anak asuhan, Jacksen F Tiago, itu bertengger di puncak klasemen sementara ISL dengan poin 54. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya