Berita

Politik

MPR Lantik PAW Petinggi Demokrat dan PKS

SELASA, 04 JUNI 2013 | 13:45 WIB | LAPORAN:

Pimpinan DPR RI melantik tujuh anggota MPR RI pengganti antar waktu (PAW) di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, hari ini (Selasa, 4/6)

Diantara tujuh anggota DPR yang dilantik tersebut adalah, empat dari Demokrat, yaitu pengganti Sekjen DPP PD Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), diganti H. Anwar Yunus dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VII, Engelina Sondakh diganti oleh Surya Kusumanegara dari Dapil Jawa Tengah III, Sudewa diganti oleh RA. Ida Riyanti dari Dapil Jawa Tengah VII, dan Subagyo Partodihardjo diganti Natasya Tara dari Dapil Jawa Timur IV.

Sedangkan tiga dari FPKS antara lain mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq (LHI) diganti oleh Budiyanto dari Dapil Jawa Timur V, Achmad Rilyadi oleh Wirianingsih dari Dapil Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, dan mantan Sekjen DPP PKS yang kini menjabat sebagai Presiden PKS Muhammad Anis Matta digantikan oleh Asmin Amin dari Dapil Sulawesi Selatan I.


Dalam kesempatan tersebut Hajrijanto menganjurkan kepada tujuh anggota MPR yang baru dilantik tersebut untuk sungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat sejalan dengan kewenangan yang diamanatkan. “Demokrasi sebagai kata kerja, maka demokrasi itu sendiri tak akan pernah berhenti dan sempurna, melainkan harus terus berkembang, dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Wakil Ketua MPR RI Hajrijanto Y. Tohari bertindak sebagai pelantik dan pengambil sumpah mewakili Ketua MPR RI Taufiq Kiemas. Dalam sambutannya, Hajriyanto mengatakan, MPR/DPR sebagai lembaga negara yang diantara kewajibannya memberikan kontrol yang benar terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah, membuat anggaran, dan membuat UU, maka harus seoptimal mungkin tugas dan kewajiban yang dijalankan tersebut memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi rakyat, bangsa, dan negara.

"Semoga bapak-ibu memberikan manfaat untuk rakyat, bangsa, dan negara," pungkasnya. [rsn]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya