Berita

Bibit Waluyo

Wajar Kalah, Bibit Waluyo Didukung Partai Keropos dan Kader Duitan

SENIN, 27 MEI 2013 | 07:01 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kekalahan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo dinilai wajar. Karena calon incumbent ini tidak didukung partai dan kader yang solid.

"Kendaraan Bibit keropos dan didukung kader duitan yang kerja kalau ada duit. Kalau tidak ada duit tidak kerja," ujar mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto (Senin, 27/5).

Menurutnya, kekalahan Bibit Waluyo ini merupakan kesalahan Partai Demokrat dan koalisi, yaitu Golkar, dan PAN. Partai pendukung Bibit tidak bergerak karena terlalu percaya diri dengan program bali ndeso bangun ndeso. Padahal program Bibit yang disampaikan pada Pilgub lima tahun lalu itu tidak terbukti.


"(Kekalahan) ini juga karena kesombongan dan percaya diri seorang Bibit dalam mengandeng wakilnya. Bibit merasa berhasil dalam lima  tahun pemerintahannya kemudian seenaknya memilih wakil yang bukan dari partai politik tapi dari akademis," tandas Tri Dianto.

Sekarang lanjut loyalis bekas Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum ini, nyata terbukti. Karena terlalu Bibit terlalu percaya diri dan partai keropos serta kader duitan, akhirnya calon dari Demokrat kalah dalam pilkada Jateng.

Soal pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko yang keluar sebagai pemenang berdasarkan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei, sangat wajar. Meski pasangan itu hanya diusung PDI Perjuangan sendiri. "Ya bagaimana tidak menang. Ganjar kendaraannya solid didukung oleh kader militan yang bekerja tanpa rasa leLah dengan sosiliasi yang bagus dan cerdas," demikian Tri Dianto. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya