Berita

walikota ahmad dahlan/ist

Politik

Tanah Dirampas Walikota, Warga Batam Akan Demo di Jakarta

MINGGU, 26 MEI 2013 | 00:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Warga yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Adat Pulau-pulau Rempang Galang (Himad Purelang) berencana menggelar unjuk rasa ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pertahanan, Badan Pertanahan Nasional dan Badan Pemeriksa Keuangan. Warga yang berasal dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau itu datang ke Jakarta untuk menuntut keadilan. Aksi akan dilakukan selama lima hari, Senin-Jumat (31/5).

"Kedatangan kami ke Jakarta untuk memperjuangkan tanah garapan di atas seratusan pulau dirangkaian Pulau Rempang Galang. Kami ingin memperjuangkan hak kami sesuai UU Pokok Agraria," ujar Ketua Umum Himad Purelang, Blasius Yoseph, dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Sabtu (25/5).

Blasius menceritakan, sejak tahun 1968 para warga telah menggarap di rangkaian pulau-pulau Rempang Galang. Saat itu para warga bekerja di PT. Mentrans, perusahaan investor Jepang dengan kegiatan usaha mengekspor nenas kalengan. Namun pada tahun 80-an ratusan pulau-pulau yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura dan Vietnam itu dinyatakan berstatus quo oleh Pemerintahan Soeharto. Nasib warga yang sudah puluhan tahun jadi penggarap pun jadi tak jelas. Pulau-pulau Rempang Galang menjadi seperti pulau hantu, tidak bertuan namun berpenghuni.


"Pada 2008 kami sudah mendaftarkan hak garapan ke BPN, tapi tak juga jelas. Sampai kapanpun kami akan berjuang menunggu BPN melepaskan tanah Negara untuk masyarakat," tegas Blasius.

Sementara itu, ditambahkan Sekertaris Umum Himad Purelang, Janner Sinaga, tanah-tanah di Rempang Galang diperjual belikan atau jadi area komersial untuk meraup untung oleh oknum pejabat Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau. Rumah-rumah mewah, hotel berbintang, perkebunan, peternakan, perikanan, resort, pelabuhan, dok kapal dan lego jangkar (parkir) kapal-kapal asing banyak yang dibangun liar.

Kejahatan Pemkot Batam yang terakhir kali terjadi adalah saat Walikota Ahmad Dahlan menerbitkan SK: KPTS.120/HK/III/2013 tentang Penunjukan Pengelola Pantai Melur Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, tanggal 1 Maret 2013 dimana sebelumnya dia pernah terbitkan SK: KPTS.180/DISPARBUD/KGT/IV/2008 tentang Pengangkatan Kelompok Pariwisata tanggal 28 April 2008. Dua SK ini, katanya, hanya dalih untuk membangun pariwisata di Kota Batam padahal merampas sebagian dari tanah garapan warga, yakni Pantai Melur.

"Sejak Walikota yang diusung Partai Demokrat itu berkuasa terjadi pembiaran pada tanah Negara sehingga banyak berdiri bangunan liar dimodali orang asing. Namun hal itu didiamkan saja oleh Ahmad Dahlan," tegas dia.

Selama ini, kata Blastius, pihaknya sudah puluhan kali melaporkan kejahatan yang terjadi ke Polresta Barelang dan Polda Kepri tapi tidak digubris.

"Walikota mencoba merampas tanah garapan yang kami buka jadi tempat wisata Pantai Melur. Silahkan saja Dahlan memajukan wisata Kota Batam, kami setuju. Tapi jangan rampas tanah Negara yang sudah kami kelola sejak puluhan tahun lalu!," demikian Blasius, yang merupakan pendiri dan guru SD Ignatius Loyola di Sungai Raya Kota Batam.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya