Babak semifinal Piala Sudirman 2013, juara bertahan China yang menyingkirkan Indonesia akan berhadapan dengan Denmark. Sedangkan Korea bertemu dengan Thailand.
Denmark sukses melaju ke babak empat besar setelah mengalahkan Taiwan 3-0 di perempatfinal di Putra Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.
Pada partai pertama, ganda campuran Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen berhasil menang dua set langsung 21-13, 21-16 atas pasangan Taiwan Chen Hung-ling/Cheng Wen-hsing.
Tunggal putra Denmark Jan O Jorgensen berhasil mengalahkan tunggal putra Taiwan Hsueh Hsuan-yi lewat duel sengit yang berakhir 21-18, 14-21, dan 21-7.
Tiket lolos dipastikan Denmark melalui kemenangan ganda putra Carsten Mogensen Carsten/Mathias Boe atas Lee Sheng-mu/Tsai Chia-hsin, yang berakhir dengan kedudukan 21-18, 21-11. Dengan hasil itu Denmark akan berhadapan dengan China, yang merupakan tim tersukses di ajang Piala Sudirman dengan delapan gelar juara.
Catatan rekor China itu tak lantas membuat nyali Denmark ciut. Pada laga yang digelar pada hari ini, pasukan Denmark bakal kerja ekstra keras.
“Kami selalu percaya bisa mengalahkan mereka. Kami punya kekuatan yang cukup baik untuk dapat mewujudkannya. Tapi tentu saja akan sulit, karena mereka sangat kuat di semua nomor. Itulah yang membuat mereka ditempatkan sebagai unggulan teratas,†ujar Pelatih Denmark, Lars Uhre dikutip
Yahoosports, kemarin.
Dia juga memuji lawan China di babak perempatfinal, Indonesia. Menurutnya, penampilan pemain Indonesia saat berhadapan dengan China membuktikan bahwa timnya masih memiliki kesempatan cukup besar untuk mengalahkan tim Tirai Bambu itu.
“Mereka tidak terkalahkan. Namun, Indonesia membuktikan, bila kita bisa mendapatkan hasil yang baik di awal, kesempatan yang kita miliki cukup besar.â€
Pada babak perempatfinal antara China kontra Indonesia yang berlangsung di Stadion Putra, Bukit Jalil, Kamis lalu, Tim Garuda memang sempat merepotkan juara delapan kali Piala Sudirman itu. Indonesia berhasil dua kali unggul sebelum akhirnya kalah.
Sementara pelatih kepala China Li Yongbo tidak gentar berhadapan dengan Denmark, mengingat kemenangan terakhir timnya di ajang sama dua tahun lalu. “Kami sudah memenangkan turnamen ini delapan kali. Tidak masalah jika kami kalah, asal pemain menunjukkan tekad dan semangat juang. Ada baiknya tim lain menang,†ujarnya.
Di partai perempatfinal lainnya, Korea Selatan sukses menggulung Jerman 3-0. Di partai pertama, ganda campuran Korea Ko Sung Hyun/Kim Ha na berhasil merebut poin pertama dengan kemenangan 22-24, 21-11, dan 21-13 atas Fuchs Michael/Michels Birgit. Korea menambah angka di partai kedua menyusul kemenangan di nomor tunggal putra, setelah Lee Dong Keun menang 21-19, 20-22, dan 21-19, atas Domke Dieter.
Di partai ketiga, Ko Sung Hyan yang kali ini turun bersama Lee Yong Dae di nomor ganda putra berhasil memastikan tiket lolos untuk Korea dengan kemenangan 21-13 dan 21-10 atas Kindervater Ingo/Schoettler Johannes. Di babak semifinal, Korea akan berhadapan dengan Thailand.
Tim Gajah Putih sukses menyingkirkan Jepang 3-1. Dalam duel tersebut, pasangan ganda campuran Prapakamol Sudket/Thoungthongkam Saralee menang 21-19 dan 21-9 atas Hashimoto Hirokatsu/Maeda Miyuki merebut poin pertama. Kedudukan kembali jadi 1-1 setelah di partai kedua Kenichi Tago sukses menundukkan tunggal putra Thailand Saensomboonsuk Tanongsak 20-22, 21-18.
Thailand kembali memimpin menyusul kemenangan yang ditorehkan pasangan ganda putranya, Jongjit Maneepong/Puangpuapech Nipitphon, atas Endo Hiroyuki/Hayakawa Kenichi dengan 27-25 dan 21-16.
Pada akhirnya Thailand dipastikan lolos ke semifinal setelah tunggal putri Inthanon Ratchanok menang 21-19, 9-21, dan 21-19 atas Takahashi Sayaka. [Harian Rakyat Merdeka]