Berita

PENGGUSURAN BUARAN/IST

Mau Digusur, Warga Buaran Adukan Pemalsuan PBB GCK ke Mabes Polri

JUMAT, 24 MEI 2013 | 14:39 WIB | LAPORAN:

Warga Madura di Buaran, Jakarta Timur, mendatangi Bareskrim Mabes Polri, untuk melaporkan rencana penggusuran lahan garapan mereka. Warga mensinyalir ada unsur pemalsuan surat dalam sengketa mereka dengan pihak  PT Graha Cipta Karisma (GCK).

Kuasa Hukum warga Buaran, Antoni mengatakan bahwa banyak kejanggalan dalam kasus sengketa ini. Bahkan, ditemukan beberapa sertifikat dan girik palsu.

"Warga berharap masalah ini segera diselesaikan dengan baik. Sebab warga sudah tinggal lebih dari 30 tahun. Mereka juga memiliki KTP dan Kartu Keluarga dari lurah setempat," terang Antoni.


Rencana eksekusi rencananya akan dilaksanakan pekan ini. Minggu (19/5) kemarin, warga juga sempat meblokir Jalan Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur. Mereka menolak penggusuran tersebut.

Sementara itu salah seorang warga, Haji Muhamad Rifai dengan tegas keberatan terhadap rencana penggusuran lahan mereka.

"Ada temuan bukti. Ada indikasi PBB palsu, dan stempel palsu," terang Rifai.

Rifai juga menyesalkan pihak GCK telah menuduh warga menduduki lahan miliknya.

"GCK merasa mempunyai lahan hektar atas tanah itu. Kami dituduh tidak miliki izin," protes Rifai.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya