Berita

DPR Dukung Permintaan Kemenhub agar BPK Audit Subsidi Kereta Api

JUMAT, 24 MEI 2013 | 06:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Kalangan DPR mendukung langkah Kementerian Perhubungan yang meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit penggunaan subsidi oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Karena dengan begitu, anggaran yang disediakan untuk kepentingan masyarakat kelas bawah (PSO) dapat digunakan secara benar dan tepat sasaran," ujar anggota Komisi V DPR, yang salah satunya membidangi masalah transportasi, Saleh Husin (Jumat, 24/5).

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Perkeretapian Kemenhub Hanggoro Budi Wiryawan mengaku telah meminta BPK untuk melakukan audit penggunaan dana subsidi kereta ekonomi (PSO) yang dikelola PT KAI. Audit ini dimaksudkan agar diketahui berapa dana perawatan dan dana depresiasi.


Pasalnya, PT KAI diduga tidak melakukan perawatan dan investasi ulang (depresiasi) pada kereta mereka. Padahal, subsidi yang diberikan pemerintah setiap tahunnya, ada komponen untuk perawatan dan investasi ulang.

Melanjutkan keterangannya, Saleh Husin mengingatkan, sampai saat ini pemerintah belum mampu menyediakan transportasi umum massal yang layak dan memadai untuk masyarakat terutama masyarakat kelas bawah.

Padahal pemerintah mengimbau agar masyarakat membatasi penggunaan kendaraan pribadi melalui pembatasan-pembatasan dengan berbagai aturan tapi solusi alternatifnya belum terpecahkan sampai saat ini.

"Jadi sekali lagi penggunaan PSO perlu diaudit agar jelas penggunaannya dan tidak bias kemana-mana serta dapat dipertanggungjawabkan," demikian Saleh, yang juga Sekretaris Fraksi Hanura ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya