Berita

sukron

Polisi Harus Usut Kasus Pemukulan Wartawan di Depan Istana Kemarin

KAMIS, 23 MEI 2013 | 06:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) prihatin atas terulangnya kembali peristiwa kekerasan yang dialami wartawan saat melaksanakan tugas.

Kemarin, kontributor Sindo TV, Sukron, mengalami penganiayaan, saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa Trisakti di depan Istana Merdeka, Jakarta.

“IJTI meminta polisi segera menangkap pelaku pemukulan Sukron, kontributor Sindo TV yang sedang bertugas meliput aksi demonstrasi di Istana Merdeka,” tegas Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana dalam keterangan persnya (Kamis, 23/5).


Peristiwa itu bermula, saat Sukron sedang mengambil gambar aksi dorong-mendorong antara Mahasiswa dengan aparat keamanan. Di tengah aksi dorong-mendorong itu, terjadi keributan antar sesama mahasiswa.

Sukron yang mencoba mengambil visual dicegah oleh sejumlah demonstran. Namun, sukron tetap berusaha mengambil gambar. Peristiwa itu berujung pada pemukulan beberapa mahasiswa Trisakti (demonstran) terhadap Sukron. Akibat penganiayaan ini, Sukron mengalami luka pecah di bagian bibir dan memar di beberapa bagian badan.

"Perlakuan tersebut, jelas bertentangan dengan UU Pokok Pers 40/1999 tentang menghalang-halangi tugas jurnalistik," imbuh Yadi.

Meski memang, Sukron sendiri telah melaporkan peristiwa penganiayaan tersebut ke Polda Metro Jaya. Karena itu, laporan Sukron tersebut harus ditindaklanjuti meski salah satu mahasiswa Trisakti yang menjadi pelaku kekerasan sempat mengaku sebagai anak dari petinggi Polri.

"Jika benar, pelaku adalah salah satu anak dari petinggi di Mabes Polri, IJTI meminta tidak ada perlakuan khusus terhadap pelaku," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya