Berita

darin mumtazah

Biaya Kontrakan Keluarga Darin Mumtazah Capai Ratusan Juta

RABU, 22 MEI 2013 | 11:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Keluarga Darin Mumtazah, remaja yang menjadi saksi kasus suap impor daging sapi, tinggal di sebuah rumah kontrakan miliki Saut Situmorang. Saut bekerja di salah satu departemen.

"Bekerja di salah satu departemen, tapi saya enggak tahu instansinya," ujar Ketua RT 10, Dede di kompleks kediaman Darin di kawasan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, seperti dikutip dari JPNN (Rabu, 22/5).

Keluarga Darin sudah mengontrak di rumah Sait selama delapan bulan. Menurut Dede, mereka merupakan pengontrak kedua. Sebelumnya rumah itu dikontrak oleh suatu perusahaan bernama Indra Karya.


Lebih lanjut, Dede menyebut biaya kontrakan keluarga perempuan yang diduga menjadi istri siri bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfhi Hasan Ishaaq itu mencapai angka ratusan juta. "Saya enggak tahu persis, tapi di wilayah saya rumah sebesar itu sekitar Rp 80-100 juta per tahun," kata dia.

Namun kini kediaman Darin tampak tidak berpenghuni. Menurut Dede, rumah itu dikosongkan sejak satu bulan yang lalu. Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sambung dia, juga sempat mendatangi kediaman Darin untuk memberikan surat. Namun saat itu tidak ada seorangpun di sana.

Dede yang dititipi surat itu tidak mengetahui apakah itu surat pemanggilan atau tidak. "Rumah mereka sudah dikosongkan sejak satu bulan yang lalu. Ketika KPK ngirim surat ke rumahnya tidak ada orang, karena itu KPK menitipkan suratnya kepada saya. Saya tidak tahu isi suratnya," terangnya.

Dede mengaku sempat mengalami kesulitan untuk bertemu dengan keluarga Darin guna memberikan surat dari KPK. Akhirnya dia meminta bantuan dari tetangga sekitar.

"Saya minta tolong tetangga, kalau ada keluarga Pak Ziad (Ziad merupakan ayah Darin) tolong dikabarkan kepada saya. Akhirnya selang 4-5 hari baru ketemu dan saya bisa ngasih surat itu," pungkasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya