Berita

ray rangkuti/ist

Politik

Ray Rangkuti: Pemerintah Tidak Perlu Terima Dana Asing

SELASA, 21 MEI 2013 | 15:37 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Pemerintah Indonesia dinilai tidak lagi memerlukan bantuan dana hibah dari pihak asing, mengingat Indonesia juga mempunya anggaran yang besar di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)."Kalau kita mau kampanyekan, bahwa institusi-institusi negara tidak perlu lagi menerima dana hibah dari asing. Karena mereka juga mendapat dana yang besar dari APBN," ujar Ray Rangkuti kepada wartawan di sela-sela diskusi Demokrasi dan Pembangunan di Indonesia di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (21/5).Meski begitu, Ray juga tidak sepenuhnya menolak bantuan dari asing jika dana itu bisa difokuskan untuk membangun masyarakat langsung."Kalau mau dana hibah ini difokuskan untuk pengembangan civil society. Tujuannya untuk memberikan pendidikan kepada publik bahwa negara kita tidak bergantung pada dana asing itu," ungkapnya.Sambung Ray yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) itu, penerimaan dana hibah itu membuat Indonesia seolah negara pengkhianat."Oleh karena itu, lebih baik dana hibah itu langsung dikelola untuk civil society," pungkas Ray.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya