PKS menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus suap impor daging sapi kepada proses hukum dan tim kuasa hukum Lutfhi Hasan Ishaaq untuk merespons semua terkait perkara yang membelit mantan presiden partai tersebut.
PKS hanya memantau penanganannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dari kejauhan. "Dari jauh kami ikuti penanganan hukum kasus ini. Kesannya sprt restoran jepang. Mengolah masakan di depan konsumen," ujar Wakil Sekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq siang ini (Selasa, 21/5).
Mahfudz Siddiq menjelaskan, kuliner ala jepang, sebenarnya bahan dasarnya simple. Tapi full asesoris dan berpadu antara dapur dengan meja makan. "Gaya kerja baru (KPK)," ungkap Mahfudz dalam kicauan di akun Twitternya.
Karena bekerja ala restoran jepang, sehingga proses hukum kasus suap impor daging sapi ini punya empat meja vonis. Yaitu, media, publik serta hakim. Satu lagi, di antaranya, ada meja penyidik yang punya jurubicara KPK yang akrab dengan media.
Up-date proses hukum yang intens oleh jubir KPK memag menggiring media untuk terus membawa PKS ke pusaran permainan opini dengan aneka bumbunya. "Ada juga satu-dua media yg nampaknya terima feeding info dan bahan2 khusus dari pihak yg memegang data2 itu. Tuk burning issue," demikian Mahfudz.
[zul]