Berita

endang tirtana

Partai Demokrat akan Kembali Diminati Kalau Berhasil Munculkan Tokoh Baru

SENIN, 20 MEI 2013 | 08:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelaksanaan konvensi Partai Demokrat diyakini akan menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari. Karena ajang pencarian calon presiden ini akan menjadi berita seksi yang disiarkan oleh media.

"Hal ini bisa menumbuhkan gairah masyarakat untuk memilih calon-calon yang disodorkan partai karena begitu massifnya informasi yang mereka terima," ujar peneliti Maarif Institute, Endang Tirtana, (Senin, 20/5).

Tetapi dengan syarat, tokoh pemenang konvensi itu secara elektabilitas tinggi. Jika sebaliknya yakni tokoh 4L (lu lagi lu lagi) yang track record-nya sudah dianggap kurang baik di masyarakat, konvensi mau jenis apapun, tetap saja tidak bisa mendongkrak elektabilitas partai.


"Terlepas dari "dua sisi koin" positif dan negatifnya, konvensi Capres Demokrat akan berhasil mengisi keterjarakan informasi antara pemilih dan kandidat Presiden. Misalnya calon-calon seperti Gita Wirjawan atau Irman Gusman," ungkapnya.

Karena itu, konvensi ini bisa menjadi strategi untuk tactical voting, sehingga bandwagon effect bisa terjadi dimana masyarakat akan cenderung memilih kandidat Capres atau partai yang elektabilitas nya tinggi. "Jika Demokrat bisa mengolah ini, kandidat berpotensi menjadi pemenang," ungkap Endang.

Menurut Endang, pertarungan 2014 akan semakin menarik karena misalnya nama baru seperti Joko Widodo, elektabilitasnya melebihi tokoh-tokoh politik senior di tanah air.

Begitu juga dengan Prabowo Subianto yang setiap waktu menunjukkan peningkatan elaktibilitas yang semakin tinggi. Tokoh lain seperti Gita Wirjawan juga mulai menunjukkan keseriusannya untuk ikut bertarung di 2014. "Semua calon cukup potensial  untuk menang jika memanfaatkan momentum ini dengan baik," sambungnya.  

Dalam pandangan Endang, untuk posisi Wapres juga terjadi persaingan ketat. Menteri BUMN Dahlan Iskan, mantan Ketua MK Mahfud MD, dan politikus Hanura Hary Tanoesoedibjo akan menjadi rebutan para capres untuk digandeng.

Khusus untuk Hary Tanoe, ujar Endang, sebagai pendatang baru dalam politik nasional, bisa mengubah peta kekuatan politik 2014 setelah ditunjuk sebagai Ketua Pemenangan Pemilu Partai Hanura.

Dengan posisi itu, Hary Tanoe yang dikenal sebagai raja media, muda dan memiliki magnet politik kuat tentu juga akan berupaya keras meningkatkan elaktabilitas partainya dan itu secara otomatis akan berdampak pada elaktabilitasnya sendiri.

"Mari kita tunggu wajah-wajah baru yang segar dalam pentas politik nasional dalam bursa pemilihan Capres-Wapres  2014. Semoga kehadiran mereka akan menjadi harapan baru untuk membangun Indonesia yang lebih baik," demikian Endang. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya