Berita

Dallas Mavericks

Olahraga

Nowitzki Rela Potong Gaji

Biar Timnya Makin Kuat
MINGGU, 19 MEI 2013 | 08:43 WIB

Klub liga bola basket AS (NBA) Dallas Mavericks mau mendatangkan pemain bintang untuk menghadapi kompetisi musim depan. Untuk mewujudkannya, salah satu bintang andalan mereka, Dirk Nowitzki rela dipotong gajinya.

Di musim ini, Mavericks gagal lolos ke babak playoff NBA. Skuad besutan Rick Carlisle kalah bersaing melawan Los Angeles Lakers hingga pertandingan terakhir babak reguler.

Untuk itu, Nowitzki cs. akan berbenah untuk membuat skuad semakin tangguh.
Jika Mavericks berhasil mendatangkan Chris Paul dan Dwight Howard, forward asal Jerman itu berjanji, negosiasi kontraknya dengan pemilik klub, Mark Cuban akan berjalan fleksibel.

Jika Mavericks berhasil mendatangkan Chris Paul dan Dwight Howard, forward asal Jerman itu berjanji, negosiasi kontraknya dengan pemilik klub, Mark Cuban akan berjalan fleksibel.

Dia mau memastikan Mavs untuk mendatangkan pemain bintang musim panas 2014 mendatang. “Pada titik akhir karier saya hanya berbicara mengenai kompetisi dan menang. Ini bukan mengenai uang,” kata  Nowitzki di AT&T Arena, Dallas, yang dilansir ESPN, kemarin.

Saat ini, Nowitzki merupakan salah satu pemain yang memiliki bayaran besar senilai 80 juta dolar AS untuk kontrak empat tahun. Pada kontrak terakhirnya, Nowitzki akan mendapatkan bayaran senilai 22,7 juta dolar AS, yang merupakan bayaran terbesar di NBA.

“Saya berusaha membalasnya, bermain keras dan tetap berada di sini. Kami tidak memikirkan soal uang. Saya ingin bermain beberapa tahun lagi. Itu menjadi target saya.” [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya