Berita

Olahraga

Warga Kampung Sumur Minta Lahan Untuk Tinggal

SABTU, 18 MEI 2013 | 13:46 WIB

JakartaBagusCom.Perwakilan warga Madura di Jakarta, H Mukhlis mengatakan, harapan masyarakat Kampung Sumur yang menolak penggusuran hanya agar diberikan lahan untuk tempat tinggal dan berusaha.

"Intinya kami hanya mohon lahan saja dari 9,5 hektare yang ada disana karena memang kami tahu tanah itu belum jelas kepemilikannya," kata H Mukhlis di Jakarta, Sabtu (18/5).

Mukhlis menjelaskan, mereka sudah menempati lahan tersebut selama sekitar 32 tahun dan bukan hanya warga Madura tapi juga dari berbagai suku tinggal disana.


"Jadi jangan asal klaim kalau ada bukti silakan tunjukkan kepada kami, kami siap diajak berbicara," tambah Mukhlis.

Menurut dia, warga sudah pernah duduk bersama dengan pihak PT Graha Cipta Karisma (GCK) yang mengklaim tanah tapi tidak menghasilkan kesepakatan.

Sekitar dua bulan terakhir dikeluarkan imbauan dari Wali Kota Jakarta Timur untuk mengeksekusi lahan dengan menggusur warga, namun diprotes warga.

Puncak protes warga adalah dengan melakukan aksi pemblokiran jalan Gusti Ngurah Rai dengan memalang jalan dengan mobil yang bannya sudah dikempeskan pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 7.30 WIB.

Mobil yang memblokir jalan seperti truk, metromini, busway, mikrolet dihentikan secara paksa oleh warga.

Akibat aksi blokir jalan tersebut, arus lalu lintas dari Buaran ke Kampung Bulak maupun sebaliknya terhenti.

Warga yang melintas terpaksa mencari alternatif dengan memutar melalui permukiman.

Aksi pemblokiran jalan berakhir setelah ada kesepakatan dimana warga akan bertemu dan berdialog dengan Wali Kota Jakarta Timur dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pada Senin, 20 Mei 2013 nanti.[ant/trg]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya