Berita

Politik Jateng Memanas, Bibit Waluyo Duga Dilaporkan ke KPK Karena Nyagub Lagi

SABTU, 18 MEI 2013 | 07:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo santai menanggapi isu keterlibatannya dalam korupsi bantuan sosial seperti dilaporkan Barisan Masyarakat Mahasiswa Indonesia  ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ya `monggo` silakan saja itu hak mereka, difitnah saya terima kasih, dilaporkan ya `monggo`," katanya di Semarang, Jumat malam (17/5).

Seperti dilansir Antara, Bibit mengungkapkan itu usai pengajian "Majelis Maulidur Rasul dan Doa untuk Keselamatan dan Kebaikan Bersama Habaib, Ulama, dan Santri Jateng" di kediaman calon wakil gubernur Jateng, Sudijono Sastroatmodjo.


Bibit Waluyo maju sebagai calon gubernur Jateng berpasangan dengan cawagub Sudijono Sastroatmodjo diusung koalisi tiga partai politik, yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional.

Sebelumnya, kelompok masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam BM Indonesia melaporkan Gubernur Jateng Bibit Waluyo ke KPK atas dugaan korupsi dalam anggaran bansos dan hibah Pemerintah Provinsi Jateng pada 2011.

Ia menjelaskan bansos sudah melewati proses yang benar, mulai pengajuan bansos yang diterima tim, kemudian dilakukan pengkajian, jika dinyatakan layak diproses oleh Biro Hukum dan diparaf Sekretaris Daerah Jateng.

"Setelah diparaf Sekda Jateng (Saat itu Hadi Prabowo), baru dimajukan ke saya. Jadi, saya hanya tinggal teken saja karena semua prosesnya dilalui dengan benar. Dasar hukumnya juga sudah ada," katanya.

Tak berhenti sampai di situ, kata dia, setelah itu ada staf khusus yang mengecek di lapangan apakah dana yang digunakan sesuai pengajuan, dan bilamana ada penyimpangan-penyimpangan segera dilaporkan ke Gubernur.

"Saya ya mengharapkan itu (laporan soal bansos) kan bisa ditanyakan dulu. Jangan semudah itu memfitnah, sebab tidak bagus memfitnah, kalau seandainya itu nanti tidak benar terus bagaimana?," ungkapnya.

Disinggung pelaporan itu berkaitan dengan pencalonannya kembali sebagai Gubernur Jateng, Bibit mengatakan jika melihat situasinya kemungkinan ada kaitannya, tetapi dirinya tidak mau memfitnah siapapun. "Mudah-mudahan saya diberi kesehatan, umur panjang, rezeki. Insya Allah nanti saya terpilih lagi sebagai Gubernur Jateng," kata Bibit. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya