Berita

sby/ist

Tak Peduli Kritik, SBY Tetap Terima "Negarawan Dunia"

JUMAT, 17 MEI 2013 | 19:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan tetap menerima penghargaan negarawan dunia 2013 dari Appeal of Conscience Foundation (ACF) meskipun banyak pihak mengeritiknya.

Kepastian tersebut disampaikan anggota Staf Khusus Presiden bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah. Dia mengatakan, setiap orang berhak mengeritik rencana pemberian penghargaan tersebut karena hal itu bagian dari demokrasi. Tapi perlu dilihat ACF adalah organisasi independen. Kajian dan penilaian penganugerahaan atas dasar pertimbangan mereka.

"Apresiasi diberikan secara utuh kepada keberhasilan Bapak Presiden membangun kesejahteraan rakyat, memajukan demokrasi, dan menciptakan kawasan yang stabil," kata Teuku kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/5).  


"Beliau juga tercatat sebagai salah satu negarawan yang memajukan dialog antar-peradaban dan kebudayaan," sambung dia.

Mantan Jurubicara Deplu itu mengatakan, penghargaan telah melalui proses penilaian yang sangat panjang, kurang lebih sejak September tahun lalu.

"Silakan yang berkeberatan menanyakan proses penilaian kepada institusi pemberi penghargaan," demikian Faizasyah.

Rencananya, penghargaan negarawan dunia 2013 atau "World Statesman Award" diberikan kepada Presiden SBY pada 30 Mei 2013, di sela-sela kunjungan ke New York, Amerika Serikat, dalam rangka melaporkan hasil pertemuan panel tingkat tinggi pembangunan pasca-2015 kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya