Berita

SIANE INDRIANI/IST

Olahraga

Komnas HAM Ogah Bela Warga Waduk Pluit Tak Ber-KTP

JUMAT, 17 MEI 2013 | 14:57 WIB

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia membenarkan tidak semua warga yang menempati tanah sedimen Waduk Pluit berhak untuk dibela.

"Ada warga yang memang tidak berhak mendapat rumah susun," kata Komisioner Komnas HAM bagian Data, Pemantauan dan Penelidikan, Siane Indiani kepada Gubernur DKI Jakarta Jokowi di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Hal tersebut disampaikan Siane saat Jokowi memenuhi panggilan Komnas HAM terkait pengaduan warga yang tidak mau irelokasi ke rumah susun sewa serhana (Rusunawa). Siane melanjutkan bahwa warga yang tidak memiliki kartu tanda penduduk atau surat kependudukan, tidak berhak mendapat perlakuan relokasi dari pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


"Karena banyak yang tidak punya KTP disana," katanya.

Siane menyebutkan pihaknya mendapat data ada 12 ribu warga Waduk Pluit yang berhak untuk mendapat rumah susun.

"Karena data yang kami dapat itu kami ambil dari warga yang memiliki KTP, PBB dan Kartu Keluarga," katanya.

Ketika menanggapai hal tersebut, Jokowi mengatakan tidak akan membedakan perlakuan kepada warga baik yang memiliki surat kependudukan maupun tidak.

"Semua saya kasih. Mau yang punya KTP atau tidak," katanya.[ant/wid] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya