Berita

presiden sby

Istana: Presiden SBY Tak Pernah Minta Award Apapun dan dari Lembaga Manapun

JUMAT, 17 MEI 2013 | 09:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pihak Istana kembali menjelaskan hal ihwal soal rencana pemberian penghargaan World Statesman Award kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Appeal of Conscience Foundation (ACF).

Jurubicara Presiden, Julian Aldrin menjelaskan, penghargaan itu diberikan oleh sebuah lembaga internasional independen yang kredibilitasnya diakui oleh dunia. Lembaga ini telah beberapa kali memberikan awards kepada sejumlah Kepala Negara, seperti: PM Kanada, Presiden Korsel, Kanselir Jerman, dan PM Inggris Gordon Brown.

"Awards diberikan dalam konteks kenegarawanan seseorang, yang dinilai berjasa dan berhasil bagi terciptanya perdamaian, toleransi beragama dan demokrasi," kata Julian dalam pesan singkat kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 17/5).


Julian mengungkapkan itu terkait penilaian sejumlah masyarakat bahwa Kepala Negara tidak layak mendapatkan penghargaan tersebut. Bahkan rohaniawan Frans Magnis Suseno sudah mengirimkan surat protes kepada lembaga yang berbasis di New York, Amerika Serikat, tersebut.

Melanjutkan keterangannya, Julian menekankan, pihaknya tidak pernah meminta agar Presiden SBY mendapat penghargaan apa pun, dari mana pun. Tapi bila kemudian award dari ACF tersebut dipersoalkan oleh seseorang atau sekelompok orang di dalam negeri, pihak Istana tentu akan mendengarkan itu dalam konteks kebebasan berbicara dan berpendapat.

"Namun bila pandangan yang mengatasnamakan wakil suatu komunitas, kemudian memprotes dengan memaksa untuk menolak rencana pemberian award oleh ACF, yang disampaikan secara terbuka seolah dirinya mewakili semua, maka itu jelas satu cara pandang yang sempit didasari penafsiran filsafat politik minus etika," ungkap Julian.

"Jadi sesungguhnya, protes atas rencana pemberian award dimaksud, hanya membuat orang tahu bahwa di sini masih ada orang yang berpikiran sempit (narrow-minded) kepada Kepala Negaranya. Kami berharap, pihak pemberi award tidak merasa dilecehkan oleh mereka dan memaklumkannya," demikian Julian. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya