Berita

Kiki Amalia

Blitz

Kiki Pegang Bukti Foto Markus & Perempuan

SELASA, 14 MEI 2013 | 08:52 WIB

Fotonya biasa, Markus dan cewek lain lagi berduaan seperti di mobil atau di dalam kamar. Tapi Kiki belum memergoki langsung.

Sidang perceraian Kiki Amalia dengan Markus Horison kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, kemarin. Berhalangan hadir, keduanya gontok-gontokan via pengacaranya masing-masing.

Pada persidangan kali ini, Kiki selaku tergugat menghadirkan ibundanya sebagai saksi. Di hadapan Majelis Hakim, wanita paruh baya itu mengungkapkan sesuatu yang cukup mengejutkan, yakni adanya orang ketiga dalam pernikahan Kiki dan Markus. Hal tersebut diceritakan oleh Aulia Fahmi, kuasa hukum Kiki.


“Ada wanita lain di Medan. Tapi waktu mediasi pertama kali, Kiki tidak pernah bicara soal orang ketiga,” ujar Fahmi kepada wartawan usai sidang.

Tudingan terjadi perselingkuhan berasal dari koleksi foto-foto yang didapati Kiki dari handphone Markus. “Fotonya ya biasa, berduaan gitu. Dan sudah jadi bukti ke pengadilan,” kata Aulia.

Diceritakan, saat Kiki datang ke Medan, medio September 2012, muncul selentingan isu bahwa Markus memiliki hubungan dengan perempuan lain. “Saya nggak tahu apakah pacar atau siapa. Intinya ada orang ketiga,” tutur Aulia.

Merasa curiga dengan isu tersebut, Kiki lalu coba mendatangi Markus yang saat itu tinggal di mess klub PSMS Medan. “Kiki pernah memeriksa handphone Markus. Dia temukan foto Markus dengan wanita lain,” jelas Aulia. Di sejumlah foto itu, Markus berpose bersama perempuan yang sama dengan beberapa momen berbeda, seperti di mobil dan kamar. “Kiki yang kecewa pada Markus akhirnya pulang lagi ke Jakarta. Batal temani Markus di Medan,” ujarnya.

Sangap Surbakti, kuasa hukum Markus, hanya menyatakan, perempuan yang berpose dengan Markus itu adalah penggemar, dan tidak punya hubungan personel yang istimewa.

Pihaknya balik mempertanyakan kenapa Kiki tidak mau mengungkapkan selingkuhan Markus ketika sidang pertama kali digelar. “Waktu mediasi pertama, Kiki tidak pernah bicara soal orang ketiga,” tutur Sangap.

Sang pengacara berpandangan, dalam kesaksiannya, ibunya Kiki justru tidak merasa Markus telah berselingkuh. “Soal tudingan miring tersebut, ibunya Kiki ragu ada perempuan lain disamping Markus,” jelas Sangap.

Yang diiyakan oleh Markus lewat kuasa hukumnya hanya soal nafkah yang mamang tak rutin ia berikan kepada Kiki selama dirinya menikah dengan pesinetron dan bintang film tersebut. “Markus saat itu dikasih waktu tiga bulan. Markus bukan tidak mau memberi nafkah, tapi karena tidak punya uang,” ujar Sangap.

Dalam sebuah acara televisi, medio Januari lalu, Kiki blak-blakan menyebut suaminya gemar selingkuh . “Hal ini bukan yang pertama,” ujar Kiki.

Menurut penuturan Kiki, ulah suaminya yang gemar bermain hati dengan perempuan lain itu sudah dilakukan sejak awal pernikahan.

“Dari empat bulan pertama pernikahan juga sudah mulai begitu (berselingkuh). Aku sudah janji ingin menikah seumur hidup. Apapun yang suamiku lakukan aku terima,” ujarnya.

Markus pun sempat membantah pernah mengusir Kiki ketika masih menetap di Medan. Melalui Sangap Surbakti, Markus tak bermaksud mengusir hanya saja dia tak memungkiri bila masalah ekonomi menjadi salah satu faktor pemicu perseteruan pasangan itu.

“Yang namanya kehidupan, apalagi rumah tangga, butuh dapur mengepul. Itu tak bisa dipungkiri. Apalagi sebagai kepala rumah tangga, yang bergantung pada satu profesi, satu sumber ekonomi,” ungkap Sangap.

Masalah ekonomi Markus ketika di Medan cukup memprihatinkan. Kontrak di klubnya yang tidak jelas menyebabkan eks kiper Timnas itu tak mendapat gaji bahkan sampai delapan bulan lamanya.

Oleh karena itu, ketika Kiki datang ke Medan, menurutnya uang yang digunakan untuk membeli tiket dan hotel itu bisa digunakan Markus untuk biaya hidupnya di Medan.

“Konflik yang ada di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), berimbas pada perekonomian klub, dan juga berimbas pada pemain. 6-8 bulan tidak terbayar. Uang makan pun tak ada sama sekali. Benar-benar terkuras,” ungkap Sangap. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya