Berita

Mario Balotelli

Olahraga

Kental Rasisme Dan Dua Kartu Merah

AC Milan VS Roma 0-0
SELASA, 14 MEI 2013 | 08:10 WIB

Laga AC Milan kontra AS Roma di San Siro, dini hari kemarin WIB berakhir imbang 0-0. Duel berlangsung keras dengan diusirnya dua pemain dan munculnya aksi rasisme.

Kartu merah dihadiahkan kepada Gelandang Rossoneri, Sulley Muntari, karena diganjar kartu kuning kedua setelah terus memprotes keputusan wasit yang memimpin laga, Gianluca Rocchi. Kartu merah kedua untuk kapten AS Roma, Francesco Totti karena karena menyikut bek Milan, Philippe Mexes, di masa injury time.

Terkait kartu merah itu, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengaku menyesali tindakan pemain depannya itu. Menurutnya, pemain internasional Ghana itu diusir ke luar lapangan di menit ke-41 setelah mencoba menahan wasit untuk mengambil kartu dari sakunya. Tidak jelas apa yang memicu insiden itu tapi Muntari tampaknya mencoba menghentikan si pengadil untuk mengartu kuning Mario Balotelli, alhasil, akibat kartu tersebut, sangat berdampak bagi permainan tim, skor kacamata.


Kendati demikian, dia tetap menilai tim besutannya masih ada di posisi yang positif. Allegri mengaku sudah dapat gambaran untuk mempersiapkan langkah ke depan atas hasil yang didapat kemarin.

“Muntari seharusnya tidak bertindak seperti itu, karena penting bagi sebuah tim untuk bermain dengan 11 orang di atas lapangan. Kami butuh tetap tenang. Kami tetap masih berada dalam posisi positif di papan klasemen jadi kami bisa mempersiapkan diri untuk pertandingan ke depan. Saya bisa saja membuat sejumlah perubahan tanpa kartu merah itu tapi begitulah akhirnya,” ujarnya di Football Italia.

Selain dua kartu merah tersebut, laga itu juga sempat terhenti di menit ke-48, saat terdengar teriakan-teriakan berbau rasis yang meluncur keluar dari mulut pendukung AS Roma. Laga pun terhenti atas keluhan kapten Srigala Roma, Totti.

Dalam peraturan Liga Italia, wasit bisa menghentikan pertandingan andai terjadi satu pelecehan rasisme dalam satu pertandingan. Saat pertandingan ditunda, Totti menghimbau para pendukung Roma untuk menghentikan tindakan itu. Satu pengumuman agar para fans tak melakukan tidak melakukan aksi rasial pun juga dilakukan. Usai hampir tiga menit tertunda, laga pun kembali dimainkan.

Bagi pemain Milan, aksi pelecehan rasial ini bukan kali pertama terjadi. Kevin-Prince Boateng pernah mendapatkan itu saat Milan beruji coba dengan Pro Patria bulan Januari lalu. Sedangkan Mario Balotelli menjadi sasaran ejekan rasial saat melakoni derby Milan di bulan Februari. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya