Berita

Jorge Lorenzo

Olahraga

Bridgestone Diamuk Lorenzo

MotoGP
JUMAT, 10 MEI 2013 | 08:23 WIB

Usai kalah bersaing saat gelaran Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu, Jorge Lorenzo mulai meluapkan kekesalannya kepada Bridgestone. Menurutnya, pemasok ban MotoGP itu tidak bisa memberikan perubahan yang signifikan selama balapan berlangsung.

Pasalnya, pabrikan ban asal Jepang itu berkontribusi mengganti ban lembut ke ban yang lebih keras. Untuk itu, Lorenzo meminta agar Bridgestone bisa merevisi perubahan tersebut. Alasannya, dari tiga balapan yang sudah dijalaninya musim ini dia menilai, ban lembut jauh lebih baik ketimbang menggunakan ban keras.

Memang, sejauh ini hanya dua pebalap yang memilih untuk menggunakan ban keras di bagian belakang. Kekecewaan Lorenzo diluapkan saat menghadiri pertemuan dengan komisi keselamatan pebalap usai balapan di Spanyol.
 

 
“Katakanlah kita pebalap yang sedikit kecewa. Karena kita hanya memiliki penampilan kompetitif di satu balapan. Tahun ini saya melihat ban keras tidak bekerja dengan baik, sehingga banyak pengendara beralih menggunakan ban lembut selama sesi latihan bebas dan kualifikasi kemarin,” bebernya dikutip Crash, kemarin.

Dikatakan, saat para pebalap mencoba menggunakan ban keras, meraka merasa itu benar-benar licin dan tidak ada manfaatnya. Dia ingin Bridgestone memberikan dua ban yang bekerja sangat baik untuk semua pebalap.

“Gunakan satu lembut untuk kualifikasi dan lomba. Tapi saat ini tidak terjadi.

Saya pikir kita perlu melihat menggunakan berbagai jenis ban. Ban lembut tidak begitu buruk, tapi yang keras saat ini tidak bekerja dengan baik.”

Saat ini, kata Lorenzo, hampir tiap pebalap tidak menyukai ban keras. “Kami perlu ban lebih, karena jika Anda hanya memiliki satu yang bekerja dengan baik, maka akan sulit untuk menyelesaikan akhir pekan dengan baik.”  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya