Berita

Muhaimin Ajak Nahdliyyin Tonton Sang Kyai

JUMAT, 03 MEI 2013 | 21:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum DPP PKB H Abdul Muhaimin Iskandar mewajibkan warga nadhliyyin dan segenap elemen bangsa untuk menonton film Sang Kyai dalam rangka memupuk semangat nasionalisme.

"Ini film yang sudah ditunggu-tunggu sejak lama, dari trailernya saja bagus sekali, wajib hukumnya nonton film ini dan saya akan mendorong, menggerakan warga nadhliyyin khususnya serta komponen bangsa untuk menonton film ini, demi Indonesia demi Mbha Hasyim," ungkap Muhaimin di sela pertemuannya dengan Produser Rapi Film, Gope Samtani  yang memproduski Film Sang Kyai di kantor Kementian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jum’at (3/3).

Menurutnya, film Sang Kyai yang mengisahkan Kyai Hasyim Asy’ary bukanlah sembarang  film. Film ini merupak film hebat,  proses pembuatannya pun dengan riset yang panjang.


Rencananya, Muhaimin akan mengundang Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono berserta ibu Ani untuk menyaksikan pemutaran perdana Film Sang Kyai yang rencananya digelar 20 Mei 2014 mendatang.  "Insya allah Pak SBY mau menyaksikan bersama, tinggal menunggu waktu yang tepat saja,” ungkap Muhaimin.  

Sementara itu, pihak Rapi Fim sendiri, Gope Samtani selaku produser mengaku sangat puas dengan hasil film kolosal yang baru kali pertama  dibuatnya  â€œIni baru kali pertama Rapi Film membuat film kolosal, memang sangat-sangat over budget, melibatkan lebih dari 3000 orang fuguran, namun , saya sangat puas dengan hasilnya, ada kebanggan tersendiri,” ungkap Gope yang didampingi salah satu artis senior yang ikut bermain di film Sang Kyain dan KH Sholahudin Wahid. Garapan film Sang Kyai menurutnya adalah sebuah tantangan yang luar biasa, apalagi film ini mengkonstuksi tokoh sejarah, pendiri NU,  pahlawan NKRI, Kiai Hasyim Asy a’ry. "Saya khawatir tokoh yang kami perankan tidak sesuai, namun setelah diputar di PBNU trailernya, semua tepok tangan, hati saya lega, PBNU sendiri puas, tokoh kami betul-betul sempurna difilmkan," katanya mengisahkan.

Artis Cristine Hakim yang memerankan Nyai Kapu dalam Film Sang Kyai dalam pertemuan itupun tak lepas mengungkapkan kebanggaannya ikut terlibat dalam pembuatan film tersebut. Baginya KH Hasyim Asy’Ary layak disematkan lebih dari hanya seorang pahlawan nasional.

"Lebih dari itu, seandainya beliau menghendaki Indonesia menjadi agama tentu bisa, tapi disitulah, subhanallah KH Hasyim tidak demikian, perjuangannya tidak sempit, beliau faham Indonesia adalah miniaturnya dunia, dengan keragaman budaya," katanya.

Mbah Hasyim diyakininya pun wajib menjadi panutan bagi para kyai-kyai apalagi ditengah kerinduan akan ulama yang santun. "Ada kerinduan akan figure yang santun ditengah masyarakat. Betapa Mbah Hasyim memang harus jadi cermin untuk para kyai masa kini," katanya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya