Berita

PROTES DIGUSUR PAKSA/IST

Olahraga

Datangi Kantor Jokowi, Gapera Protes Warga Waduk Pluit Digusur Paksa

KAMIS, 02 MEI 2013 | 16:58 WIB | LAPORAN:

Sekitar 20 orang yang mengatasnamakan diri Gerakan Pembela Rakyat (Gapera) memprotes cara yang ditempuh pihak Pemprov DKI dalam menggusur paksa warga yang mendiami sekitar waduk Pluit, Jakarta Utara.

Protes itu disampaikan Gapera di depan kantor Gubenur Joko Widodo, Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).

"Sungguh sangat menyakiti hati rakyat yang mendiami waduk sekitar. Padahal kalau cara yang ditempuh persuasif dan tidak arogan maka tidak akan menimbulkan masalah seperti sekarang ini," kata koordinator lapangan Gapera, AM Arbi kepada Rakyat Merdeka Online.


Yang membuat warga heran, kata Arbi, penggusuran justru dilakukan Pemprov dengan melibatkan aparat Brimob bersenjata tanpa petugas Satpol PP.

"Ada apa sebetulnya penggusuran paksa yang dilakukan oleh Pemda DKI terhadap warga di sekitar waduk Pluit ini. Jangan sampai penggusuran ini akan menggelinding menjadi persoalan besar," tambahnya.

Ia ingat saat pemilihan kepala daerah DKI tahun lalu, pasangan Joko Widodo-Basuki T Purnama pernah berjanji tidak akan menyakiti hati rakyat. Namun yang terjadi saat ini setelah terpilih justru dirasakan warga bertolak belakangan dengan janji yang dilontarkan oleh keduanya.

Oleh karena itu, Gapeka mendesak DPRD DKI agar segera memanggil Jokowi-Ahok untuk dimintai keterangan atas tindakan paksa penggusuran terhadap warga Pluit.
Gepeka juga mendesak Kapolri untuk mengusut keterlibatan aparat brimob dalam penggusuran tersebut.

"Kepada Presiden SBY agar memperhatikan nasib kami sebagai WNI yang mendapat penzaliman oleh Pemda DKI dan aparat Brimob," pintanya.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya