Berita

Mats Hummels

Olahraga

Karena Rumput Wembley

Dortmund ke Final Liga Champions
KAMIS, 02 MEI 2013 | 08:25 WIB

Meski kalah 0-2 (0-0) dari Real Ma­drid di Santiago Bernabeu, dini hari kemarin WIB (1/5), na­mun ha­sil itu tidak menghalangi Bo­russia Dortmund melenggang ke babak final Liga Champions.

Bek andalan Dort­mund, Mats Hummels menilai, keberhasilan lolos ke final   sebagai mimpi yang terwujud. “Lolos ke final Liga Champ­ions adalah mimpi yang ter­wujudkan untuk saya dan re­kan-rekan, karena kami akan me­­ra­sa­kan rumput di stadion ter­nama, Stadion Wembley,” ung­kap Hummels di situs resmi UEFA.

Babak final akan dilangsung di Stadion bersejarah, Wembley, London, Inggris akhir Mei ini. Dort­mund tinggal menunggu la­wan, antara Barcelona atau Ba­yern Muenchen yang dimainkan dini hari tadi.


Hummels menilai, saat laga me­lawan Madrid, re­kan-rekan­nya tampil tenang tidak tertekan atau terpengaruh atmosfer stadi­on yang dipenuhi fans tuan rumah.

Bagi Real Ma­drid, kekalahan ini sangat menyakitkan. Mereka “ha­nya” kalah agregrat 3-4 dari wa­kil Jerman itu. Kalau saja, wak­tu ditambah lima menit lagi, bisa saja Madrid menambah satu gol lagi menjadi 3-0, dan lolos ke final.

“Tapi sudahlah. Para pemain sudah menge­rahkan kemampuan terbaik. Jika saja kami mencetak gol lebih awal, maka  kesempa­tan untuk lolos lebih besar. Pe­non­ton di Bernabeu sungguh luar biasa, mereka tetap percaya hing­ga ak­hir pertandingan, tapi tak bisa juga lo­los ke babak final,” ujar Mourinho di si­tus resmi klub.

Pada laga itu, Madrid meraih ke­menangan 2-0 berkat gol-gol Karim Benzema di menit 83 dan Sergio Ramos di menit 88.

Ke­dua gol telat itu membuat situasi men­jadi menarik dan menegangkan. Madrid yang masih ter­tinggal agregat, yakni 3-4, ha­nya butuh satu gol lagi untuk lolos ke final.

Namun, di sisa per­­tan­­dingan, satu gol itu tidak ku­n­­jung tercipta. El Real pun gagal meski memetik kemena­ng­an. Sergio Ra­mos pun membi­su. Ramos, sang kapten juga men­dapatkan hadiah sebuah kartu kuning.

Kegagalan Real Madrid terse­but menguatkan dugaan bahwa Mourinho akan meninggalkan Spanyol dan kembali ke Chelsea.

“Saya dibenci di Spanyol, tapi di­cintai di Inggris,” kata Mou­rinho seusai laga, kemarin.

Beberapa pemain Chelsea ju­ga menginginkan Mou kembali. “Semua pemain Chelsea ingin Mourinho kembali karena dia pelatih hebat,” kata bek Chelsea, Ivanovic. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya