Berita

Rumah Kaca

Kata Roy Suryo, Agendanya ke Kantor Jokowi di Luar Protap

SELASA, 30 APRIL 2013 | 12:47 WIB | LAPORAN:

Seperti dijadwalkan, Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo hari ini menemui Gubernur Joko Widodo di kantornya, Balaikota Pemprov DKI, Jakarta Pusat.

Pertemuan keduanya untuk membahas pelaksanaan pesta olahraga solidaritas muslim dunia (Islamic Solidarity Games/ISG) ke III yang dipindahkan dari Provinsi Riau ke DKI Jakarta. Roy mengaku, agendanya kali ini di luar prosedur tetap kementerian.

"Pagi ini saya menghadap ke Gubernur. Sekali lagi ini di luar protap saya, tapi saya merasa harus bertanggung jawab terhadap keputusan yang harus saya ambil,” ujar Roy di Balaikota, Jakarta, Selasa (30/6).


Untuk diketahui, ISG merupakan kejuaraan multievent cabang olahraga antar negara-negara Islam. Semula ISG akan dilangsungkan di Pekanbaru, Riau pada 6 hingga 17 Juni mendatang, namun terjadi beberapa kendala seperti tempat pertandingan utama yang disegel dengan utang Rp 200 miliar.

Roy menegaskan pemindahan event ISG ke Jakarta adalah untuk menyelamatkan wajah Indonesia di mata internasional. Hal tersebut dikarenakan hingga detik ini anggaran 240 miliar yang disebut-sebut tidak mampu dilunasi untuk menyewa stadion dan alat pendukung lainnya.

"Panitia KSO sudah tutup karena stadion itu sudah tiga kali tidak dibayar sewanya oleh panitia di daerah. Jadi tidak mungkin terlunasi," katanya.

Roy juga sempat menyinggung terkait gagalnya pelaksanaan ISG di Pekanbaru karena status Gubernur Riau, Rusli Zainal yang dicekal oleh KPK dalam kasus korupsi dan PON. Dia juga menyindir kinerja panitia di daerah yang sering mencairkan dana tanpa mekanisme yang benar.

Oleh karena itu, menurut Roy, kegiatan ISG akhirnya dipindahkan ke Jakarta mengingat banyak venue di daerah yang tidak berstandar Internasional. Dia juga menerima banyak catatan negatif dari Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF). ISSF mempertanyakan kesiapan Indonesia terkait pelaksanaan ISG karena ISSF juga keberatan bila ISG dilaksanakan di Pekanbaru karena mereka menilai tempat tersebut tidak siap.[wid]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya