Juara bertahan MotoGP, Jorge Lorenzo, memuji aksi luar biasa yang dipertontonkan pebalap debutan, Marc Marquez.
Namun, dari pengalaman pribadinya, Lorenzo mengingatkan banyaknya rintangan yang harus dihadapi untuk bisa memetik kesuksesan di balapan motor kelas premier ini.
Marquez dianggap mampu memanfaatkan minimnya pengalaman para pebalap lainnya di sirkuit baru Amerika Serikat.
Pebalap Honda ini menangkap peluang dengan membuktikan dirinya sebagai yang tercepat dalam sesi tes pra-musim serta menjuarai GP Austin, Texas akhir pekan lalu. Juara Moto2 ini melanjutkan tren positifnya dengan merebut pole position.
Pebalap 20 tahun ini bahkan mengungguli rekannya, Dani Pedrosa yang hanya mampu berada di urutan kedua. Lorenzo yang menjadi satu-satunya wakil Yamaha menggenapi podium di tempat ketiga.
“Marc tampil sempurna. Saya ikut senang karena dia merupakan pebalap termuda MotoGP yang bisa menjuarai balapan. Dia mendapatkan dirinya dalam kondisi terbaik. Motor yang bagus, serta lintasan yang disukainya. Semua faktor ini membuatnya pantas untuk menang,†terang Lorenzo dikutip situs resmi MotoGP, kemarin.
Aksi luar biasa Marquez yang berstatus sebagai rookie mengingatkan Lorenzo pada dirinya sendiri. Pebalap 25 tahun ini mengklaim, gelar juara dunia pertamanya dalam debutnya di MotoGP musim 2008 lalu.
“Pada 2008 saya bisa merebut pole pada ralapan ketiga, tetapi saya masih memiliki masalah. Saya tidak bisa meraihnya dalam kualifikasi. Baru di Portugal saya bisa melakukannya. Sedang Marquez sangatlah cepat. Dia menunjukkan dirinya sangat kuat dan pantas berada di level ini.â€
Lorenzo mengingatkan, ke depan akan lebih sulit lagi seperti halnya terjadi padanya enam tahun silam. Setelah memetik titel juara, rider Spanyol ini mengalami serangkaian kejadian buruk, termasuk beberapa insiden kecelakaan yang membuatnya cidera. Setelah menang pada 2008, pebalap nomor 99 ini tak mampu mengangkat trofi lagi hingga musim berikutnya. [Harian Rakyat Merdeka]