Berita

yusril ihza mahendra

Jawab Berbagai Tudingan, Prof. Yusril Ceritakan Penanganan Kasus Pencurian Baju Besi Milik Khalifah Ali

SELASA, 30 APRIL 2013 | 09:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pakar hukum Prof. Yusril Ihza Mahendra dituding banyak kalangan hanya mengutamakan hukum formil dan mengabaikan hukum materil dalam berbagi kasus, termasuk perkara yang sedang dihadapi bekas Kabareskrim Komjen Susno Duadji.

Bahkan ada yang mengatakan dirinya menggunakan hukum 'kafir' dan 'mengabaikan' hukum Allah. Mantan Menteri Kehakiman ini pun angkat bicara.

"Mereka anggap hukum formil tidak penting, yang penting adalah hukum materil. Baiklah, sekarang saya nukilkan kisah peradilan dalam sejarah Islam," ungkap Prof. Yusril pagi ini (Selasa, 30/ 4).


Sehabis memimpin Perang Shiffin, Khalifah Ali bin Abi Thalib melihat seorang Yahudi berlari setelah mengambil baju besi miliknya. Peristiwa itu disaksikan oleh Ali sendiri dan dua anaknya, Hasan dan Husen.

Atas kasus pencurian tersebut, Ali melaporkan kepada penegak hukum dan akhirnya perkara itu disiidangkan oleh Hakim Suraikh. Keputusannya, hakim menolak dakwaan Ali dan membebaskan si Yahudi.

Apa sebab?

"Karena dua saksi yang diajukan Khalifah Ali  ke persidangan adalah Hasan dan Husen, yang tak lain tak bukan adalah putranya sendiri," jelas Yusril.

Hakim Suraikh mengatakan keterangan saksi orang yang bertalian darah tidak mempunyai kekuatan pembuktian dalam hukum acara pidana. Ali juga tidak dapat membuktikan dalam sidang bahwa baju besi yang dijadikan barang bukti adalah miliknya.

"Dari kisah ini, seorang Khalifah bisa kalah dengan si Yahudi di pengadilan karena hukum formil, bukan hukum materilnya," kata pendiri partai Islam, Partai Bulan Bintang ini.

Tapi belakangan, lanjut Yusril menceritakan, si Yahudi malah mengaku kepada Ali bahwa dia memang benar mencuri baju besi tersebut. Tapi putusan pengadilan sudah inkracht dan si Yahudi sudah dibebaskan.

"Sekarang saya mau tanya, hukum acara pidana yang digunakan Hakim Suraikh dalam menyidangkan dakwaan Khilfah Ali bin Abi Thalib itu, hukum Allah atau hukum kafir?" pungkas Yusril. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya