Berita

ROY SURYO/IST

Olahraga

Menpora Janji Persatukan Kubu Equestrian yang Berseteru

MINGGU, 28 APRIL 2013 | 09:59 WIB | LAPORAN:

RMOL. Kehadiran Menteri Olahraga dan Pemuda Roy Suryo pada Kejuaraan Ketangkasan Berkuda (Equestrian) ‘Jateng Master’ 2013, kemarin, sempat dikuatirkan menjadi ajang dukungan kepada salah satu organisasi Equestrian yang sedang berseteru.

Kubu yang berseteru itu adalah antara Eqina yang baru terbentuk dan berinduk ke Pordasi dengan EFI (Equestrian Federation Indonesia) yang resmi diakui oleh KONI dan FEI (Federasi Equestrian Internasional).

"Ini urusan saya, akan saya selesaikan seperti menyatukan perpecahan di kubu sepak bola Indonesia," kata Menpora berjanji.


Menyikapi hal tersebut anggota dewan pembina PP EFI, Teuku Riefky Harsya pun mengaku salut terhadap gaya kepemimpinan Roy Suryo.

"Beliau menyempatkan diri hadir pada pembukaan Jateng Master di tengah-tengah route Rally PPMKI Jawa Tengah. Hal ini memang sudah dibicarakan sebelumnya dan merupakan rangkaian upaya mempersatukan stakeholder equestrian," kata Riefky.

Menurut Riefky, untuk menyelesaikan perseteruan di tubuh Equestrian maka selayaknya memang Menpora melihatnya langsung pihak-pihak yang perlu dipersatukan.

"Oleh karena itu Menpora tadi merasa perlu hadir pada acara yang digelar Eqina. Jadi jerih payah Menpora harus kita hargai dan dukung.Jangan disalahartikan sebagai keberpihakan Menpora," imbaunya.

Menpora Roy Suryo, kata Riefky, juga optimis akan ada titik temu.

"Tentunya yang dimaksud beliau titik temu adalah permasalahaan dualisme dalam equestrian," jelasnya.

Selebihnya Menpora menyampaikan pesan melalui dirinya agar pengurus dan atlit EFI untuk tetap pertahankan semangat, prestasi dan sukses dalam mengadakan rangkaian pertandingan kualifikasi SEA Games.

"Prinsipnya jangan sampai atlit yang menjadi korban. Sayang sekali kondisi yang terpecah ini dikuatirkan bisa menjadi titik balik kemunduran standar equestrian Indonesia yang sudah hampir menyamai kelas internasional," katanya pula.

Disinggung pemicu perpecahan di tubuh equestrian Indonesia, Riefky mengungkapkan bahwa awalnya karena ada keinginan memisahkan cabor equestrian dari PORDASI. Pemisahan equestrian tersebut juga dimaksudkan untuk menyesuaikan aturan dari FEI bahwa equestrian tidak boleh di bawah organisasi lainnya.

"Namun equestrian yang sudah berdiri sendiri tersebut, belum lama ini terpecah. Saya pikir ada beberapa alasan, salah satunya berawal pada saat penyisihan untuk membentuk tim nasional SEA Games 2011. Saya dengar ada pihak-pihak yang tidak puas karena kuda dan rider yang mereka andalkan dan miliki tidak lolos seleksi ke dalam timnas SEA Games,"

Saat itu, lanjut Riefky menceritakan, dirinya bukan termasuk tim penyeleksi sehingga tidak mengetahui persis proses penyisihannya.

"Namun sejak November 2011 itulah masyarakat equestrian mulai terpecah dan pihak-pihak yang tidak puas tadi akhirnya bergabung membentuk kumpulan equestrian baru yang terlepas dari federasi internasional FEI, membuat munas dan mendeklarasikan diri ingin kembali di bawah PORDASI serta menamakan diri Eqina," demikian Riefky.[wid]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya