Berita

Olahraga

Perumnas Target Bangun 200 Rusun Baru dan Layak di DKI

KAMIS, 25 APRIL 2013 | 14:52 WIB | LAPORAN:

Direktur Utama PT. Perumahan Nasional (Perumnas), Himawan Arief Sugoto mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membangun 1.000 tower di wilayah ibukota.

Terkait hal ini, Perumnas menargetkan 200 tower di antaranya bisa dibangun dalam waktu dekat. Untuk itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Pemprov DKI baik di lahan-lahan milik Perumnas atau rusun tua yang dalam proses peremajaan.

"Jadi, warga nantinya mendapatkan rusun dengan kondisi baru dan lebih layak," kata Himawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).


Himawan pun merinci empat target yang tengah dikerjakan oleh Perumnas adalah pertama, mencari kawasan baru untuk dibangun rusun. Kedua menata beberapa kawasan kumuh dan padat untuk diubah menjadi kawasan yang layak huni bagi warga, dilanjutkan  peremajaan rusun yang sudah tua dan terakhir optimalisasi pasar tradisional.

Dalam tahap awal, lanjutnya, pembangunan pertama akan ditargetkan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Perkiraannya tiap tower nantinya akan terdiri dari 20 lantai dengan berbagai fasilitas pendukung. Pembangunan tiap tower itu diperkirakan menelan biaya sekitar Rp 80 miliar. Himawan menjamin nantinya tidak ada warga yang digusur secara paksa.

"Kawasan padat itu berada di kawasannya Perumnas. Mereka bukan digusur tapi dikosongkan dulu untuk dibangun rusunawa untuk mereka gunakan juga nantinya. Pemprov akan menyediakan rusunawa," katanya.

Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), masih kata Himawan, yang berhak menempati Rumah Susun Hak Milik (Rusunami) adalah masyarakat berpenghasilan menengah dan mampu membeli. Namun, jumlah pembeli rusunami akan dibatasi. Sedangkan untuk Rusunawa untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya