Berita

jusuf kalla/ist

Persamaan PMI dan Kopassus Versi Jusuf Kalla

SABTU, 20 APRIL 2013 | 13:33 WIB | LAPORAN:

. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla menyatakan banyak persamaan antara Palang Merah Indonesia (PMI) dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla dalam acara Donor Darah yang bertajuk "1000 kantong Darah untuk Kemanusiaan dari Kopassus". Acara itu berlangsung di Markas Kopassus Grup 2 Solo Jawa Tengah (Sabtu, 20/4).

"Baret dan logo PMI sama-sama merah," kata JK dihadapan para peserta donor darah beserta Wadanjen Kopassus Brigjen Jaswandi dan Komandan Grup 2 Kopassus Letkol Maruli.


Selain itu, masih kata mantan Wapres ini, persamaan lainnya adalah loreng Kopassus namanya loreng darah mengalir, PMI juga tugasnya mengalirkan darah dari donor kepada penerima. Kemudian, dalam keadaan normal PMI dan Kopassus sering tidak diingat, tapi begitu ada yang genting orang akan cari PMI dan Kopassus.

"Kalau ada bencana alam, tsunami dan lalin-lain, PMI langsung dicari dan harus berada di lokasi dengan cepat, sementara kalau ada perang atau serangan dari negara lain maka Kopassus pun harus segera bertindak cepat. Jadi sama sama bertugas pada situasi yang genting, diperlukan kecepatan dan tepat," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia ini.

Lebih lanjut JK mengatakan bahwa donor darah itu menguntungkan." Yang memberi sehat yang menerima jadi selamat dan tentunya menjadi amal karena darah tidak bisa dibuat oleh manusia dan diperjualbelikan," demikian JK sebagaimana yang disampaikan staf khususnya Egy Massadiah dan Yadi Jentak dari Solo.

Seusai bersilaturahim dengan para peserta donor darah, JK mengelilingi kompleks kesatriaan Grup 2  Kandang Menjangan Solo di dampingi Wadanjen, Dan Grup 2, Asisten Intel Kopassus bersama sejumlah perwira, bintara lainnya di aula tempat donor darah. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya