Berita

Politik

Tim Mandiri Gunung Padang Belum Respon Tawaran Peru

SELASA, 16 APRIL 2013 | 21:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Peru bukan satu-satunya negara yang menyambut baik dan menawarkan riset bersama kepada tim peneliti mandiri Gunung Padang. Ada beberapa negara dan pihak lain yang juga menawarkan hal serupa.

Begitu disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam yang juga inisiator dari tim mandiri, Andi Arief, dalam pertemuan tim peneliti mandiri Gunung Padang dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti di kantor Kemendikbud, Selasa (16/5).

Wiendu memaparkan temuan di Gunung Padang sudah menjadi wacana interasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Dubes Peru untuk Indonesia pada saat gathering Presiden SBY dan para duta besar negara sahabat di Cipanas, 11 April 2011. Dalam kesempatan itu Dubes Peru menawarkan kolaborasi riset antara Pemerintah Peru dengan Pemerintah Indonesia, berkenaan dengan situs Gunung Padang di Indonesia dan situs Manchu Picchu di Peru.


Tawaran Dubes Peru, menurut Andi, adalah hal positif namun untuk sementara tim terpadu belum akan memberikan respon lebih jauh karena masih fokus pada penuntasan pembuktian tampak luar Gunung Padang.

"Jika akhirnya nanti dirasa sudah lengkap, maka riset akan diberikan pada negara. Terserah negara nanti apakah menerima tawaran join riset itu," kata Andi Arief.

Sebagai informasi, para peneliti tim terpadu riset mandiri Gunung Padang terdiri dari berbagai ilmuwan terbaik Indonesia. Dibentuknya tim ini merupakan satu bentuk fasilitasi pemerintah terhadap keinginan para ilmuwan multi disipilin memberikan sumbangsih kepada negara.

Tim terpadu riset mandiri menggunakan berbagai metode non konvensional dalam penelitianya seperti penggunaan geolistrik, georadar, maupun geomagnetik, serta dan alat bantu geofisika lainnya. Selain itu penelitian juga menggunakan citra satelit, foto IFSAR, kontur dan peta model dijital elevasi (DEM). Dari berbagai data yang dihasilkan itu, serta ditambah dengan pembuktian paleosedimentasi di beberapa titik bor sampling, serta analisa petrografi.

Keberhasilan tim untuk berkerja sejauh ini sampai pada hasil membuktikan hasil hipotesa mereka dengan melakukan penggalian arkeologi beberapa titik bahwa ada bangunan utama berukuran 15 hektar (setara dengan 10 kali dari Candi Borobudur) di Gunung Padang yang tertimbun, serta luasa total komplek bangunan sebesar 75 hektar ini bukan semata capaian di bidang arkeologi dan kebudayaan.

Keberhasilan ini melengkapi sejarah besar bangsa Indonesia, bahwa untuk pertamakalinya ilmuwan-ilmuwan kita mampu secara mandiri (tanpa melibatkan asing, red) menemukan bukti pusat kebudayaan purba yang mengejutkan, karena berpotensi mengubah peta sejarah dunia.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya