Berita

Luis Suarez

Olahraga

Luis Suarez Ngaku Kemaluannya Diremas

Investigasi Duel Chile vs Uruguay
SABTU, 13 APRIL 2013 | 08:18 WIB

.Fifa akhirnya membuka inves­ti­gasi atas dugaan pemukulan oleh Luis Suarez kepada pemain Chile Gonzalo Jara saat bertemu Uru­guay di Kualifikasi Piala Dunia 2014 beberapa waktu lalu. 

Kejadian 27 Maret lalu ber­langsung begitu cepat dan luput dari pengamatan wasit Nestor Pitana. Maraknya pemberitaan mem­buat FIFA untuk memulai investigasi pada kasus ini.

Kontroversi Suarez tersebut mendapatkan pembelaan dari ne­ga­ranya sendiri. AUF, Federasi Se­pakbola Uruguay, menyatakan bahwa pemain yang merumput di Inggris bersama klub Liver­pool itu cuma bereaksi karena ada­nya tindakan kasar, kema­luan­nya diremas terlebih dulu dari pemain lawan. Menyebut Sua­rez sebagai pihak teraniaya, AUF pun akan berusaha mak­simal membelanya.


“Kami akan membelanya sekuat tenaga. Kami sedang me­nelaah seluruh video dan gam­bar-gambar yang memper­li­hatkan Suarez bereaksi setelah ada­nya agresi dari Jara,” tegas Pre­siden AUF Sebastian Bauza di situs CONMEBOL kemarin.

Sementara itu, Declan Hill, me­lalui bukunya, The Fix: Soccer and Organized Crime meng­ungkapkan, Match-fixing atau pengaturan pertandingan adalah sesuatu yang ada, sesuatu yang benar keberadaannya di da­lam sepakbola. Seperti halnya penyakit, match-fixing pun berubah menjadi sesuatu yang mewabah.

Pria berkebangsaan Kanada itu menegaskan, pengaturan per­tan­dingan adalah sesuatu yang mewabah dan berbahaya. Salah satu yang mengkhawatirkan adalah bagaimana wabah ter­se­but bisa membuat penggemar se­pakbola jadi malas menyaksikan pertandingan.

Sekadar catatan, Kasus peng­aturan pertandingan sendiri mu­lai mencuat ke permukaan se­kitar Februari silam. Interpol me­ngeluarkan nama Dan Tan, se­orang berkebangsaan Singa­pura, sebagai tersangka penga­turan pertandingan sepakbola secara glo­bal.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya