.AC Milan gagal meraih kemenangan saat bertamu ke Fiorentina dalam lanjutan seri A. Tiga angka yang sudah di depan mata akhirnya sirna setelah kedua tim bermain imbang 2-2 (1-0) di Stadion Artemio Franchi kemarin malam WIB.
Rossoneri betul-betul apes. Tidak hanya sudah unggul dua gol, tapi seharusnya layak meÂnang karena sejak menit 39 FioÂrentina sudah main dengan 10 orang.
Milan lebih dulu unggul dua gol melalui aksi Riccardo MonÂtolivo di menit 15 dan Matthieu Flamini pada menit 62. Tim tamu juga unggul jumlah pemain seÂtelah Nenad Tomovic diganjar karÂtu merah pada menit 39.
Namun memimpin dua gol dan dalam posisi unggul jumlah pemain tak mampu dituntaskan Milan dengan kemenangan. Dua penalti yang masing-masing diÂlepaskan Adem Ljajic serta DaÂvid Pizarro di menit 66 dan 73 memÂbuat pertandingan berakÂhir dengan skor sama kuat 2-2.
Cuma menambah satu poin, Milan gagal menggusur Napoli dari posisi dua klasemen. Skuat besutan Massimiliano Allegri kiÂni mengoleksi 58 angka dan maÂsih bertahan di posisi tiga klaÂseÂmen. Sementara Fiorentina juga tak beranjak dari posisi empat klaÂsemen. La Viola telah mengÂumÂpulkan 52 poin dari 31 laga di sepanjang musim ini.
Puncak klasemen sementara masih dikuasai Juventus dengan nilai 71 berkat kemenangan atas Pescara 2-1. Pescara masih di uruÂtan buncit nilai 21.
Laga di Turin, Italia ini juga diÂwarnai sensasi dari Mirko VuÂcinic. Pemain Juve asal MonteÂnegro itu spontan melepaskan ceÂlana, otomatis hal itu memÂperÂtontonkan celana dalamnya, usai menjadi penentu kemenangan di menit 78. Sebelumnya Vucinic membuat gol menit 73 lewat peÂnalti. Pescara memperkecil keÂkaÂlahan menit 83 lewat EmÂmaÂnuel Cascione.
Setelah menjebol gawang PesÂcara, Vucinic langsung menuÂrunÂkan celananya. Begitu sepeÂnuhÂnya terlepas, pesepakbola asal Montenegro itu mengibarÂkannya di udara dengan tangan sambil berlari menuju bangku cadangan timnya.
“Itu sesuatu yang spontan. SaÂya pikir saya menyukainya dan saya melakukannya,†ujar VuciÂnic di
Football Italia.Dianggap melakukan perayaÂan yang tak pantas, Vucinic dapat kartu kuning dari wasit.
Antonio Conte yang sepertinya tak puas dengan kartu kuning itu kemuÂdian memberi tamparan kecil di kepala pemain depan berusia 29 tahun itu. “Itu pukulan dengan rasa cinÂta. Yang terpenting adaÂlah kami menang dan meraih tiga poin, jadi semua orang gembira. SekaÂrang kami berharap kami bisa menang menghadapi BaÂyern Munich,†tegas Conte semÂbari tertawa. [Harian Rakyat Merdeka]